Analisis

Indonesia Membutuhkan Pemimpin Negara yang Seperti Apa?

9 September 2018   18:20 Diperbarui: 9 September 2018   18:55 155 1 0

Saya bukan Pakar Hukum Tatanegara, bukan seorang Politikus, juga bukan seorang Analyst, apalagi anggota DPD. Saya hanya seorang yang pernah mengenyam pendidikan dasar dan mempunyai akal serta nalar kemudian saya tuangkan dalam bentuk tulisan, tapi berpendapat adalah hak setiap warga negara, itu saja.  

Pada bulan april tahun 2019 nanti akan ada pilpres, ini adalah saat yang paling penting bagi bangsa indonesia karena menyangkut masa depan bangsa ini di lima tahun yang akan datang. Dalam menentukan sosok yang paling tepat untuk memimpin negara di perlukan banyak sekali pertimbangan maupun kriteria yang tepat guna memenuhi segenap amanat rakyat di seluruh penjuru nusantara. Dan hal itu sangatlah rumit & sulit serta pelik.

Menurut pendapat saya bahwa seorang presiden yang akan membawa kejayaan negeri ini haruslah seperti pada pemaparan berikut ini.

Kepemimpinan merupakan sebuah modal yang harus dimiliki oleh para Presiden yang hendak menjadi Presiden. Biasanya, masing-masing Presiden memiliki model mereka sendiri dalam memimpin sebuah Negara.

Model kepemimpinan dibagi menjadi 5 Model/bentuk kepemimpinan, yaitu Otokratis, Militeristis, Paternalistis, Kharismatik, dan Demokratis. Dari kelima model kepemimpinan di atas masing-masing ada penganutnya. Jadi, Presiden yang akan berhasil nantinya adalah seorang yang mampu mengkombinasikan kelima model kepemimpinan di atas sehingga model kepemimpinan yang dianut oleh Presiden itu menjadi sempurna. Hal ini dilakukan karena dari setiap model terdapat kelemahan dan juga kelebihanya masing-masing. Selain itu, yang tidak kalah penting adalah pribadi dari seorang Presiden itu sendiri.

Sebagai contohnya adalah Presiden harus dapat mengkombinasikan antara akhlak yang mulia dengan model kepemimpinan yang ada. Kekuatan akhlak ini akan mampu menciptakan kekuatan baru yang sangat besar. Tetapi  Dengan kekuatan itu mestinya tidak akan muncul rasa sombong, ujub atau membanggakan diri sedikitpun yang timbul. Selain itu Presiden haruslah benar-benar memusatkan perhatiannya terhadap amanah yang ia emban.

Karena kesuksesan pemimpin antara lain ini disebabkan Dalam memimpin, seorang Presiden Harus bersifat ramah, memiliki kelembutan perangai, akan tetapi Presiden juga dapat bersifat keras dan tegas ketika dibutuhkan. Lebih mementingkan Rakyatnya daripada dirinya sendiri,

Cepat menguasai situasi dan kondisi, Sebagai koordinator dan pemersatu seluruh lapisan masyarakat. Presiden haruslah menerapkan aturan dengan konsisten. Dalam pelaksanaannya, seorang Presiden perlu dekat dengan orang-orang yang dipimpinnya. Ini akan menyebabkan terbentuk ikatan emosi yang kuat dan rasa saling percaya yang tinggi. Seorang kepala pemerintahan haruslah benar dan berpihak pada kebenaran, kejujuran, keadilan, Dapat diyakini bahwa amanat yang diembannya betul-betul dapat dia laksanakan dengan baik. Menjunjung tinggi harkat dan martabat kepemimpinannya. Pemimpin juga harus dapat dipercaya, Menyampaikan segala sesuatu yang telah diamanahkan kepadanya. Amanah rakyat/masyarakat yang telah memandatkan kepadanya, apa, siapa, kenapa dan bagaimana menyampaikannya. Pemimpin sebagai penyambung lidah rakyat harus menyampaikan dengan benar dan baik walaupun berat. Ia juga harus cerdas, pintar, berwawasan maju, punya motivasi yang tinggi, selalu berinovasi untuk kemajuan, punya pemikiran cemerlang, bagaimana memajukan rakyat, menyejahterakan rakyat atau masyarakat yang dipimpinnya.

Jika kriteria yang telah di paparkan diatas telah di miliki oleh kedua sosok Capres tersebut pastilah akan membawa dampak kemajuan yang signifikan bagi bangsa indonesia.