Mohon tunggu...
Danny Arry Sandhy
Danny Arry Sandhy Mohon Tunggu... Guru - Guru

Penulis adalah salah satu pengajar di SMPN 3 Probolinggo

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Video Animasi sebagai Media Pembelajaran yang Menarik

16 Oktober 2021   13:00 Diperbarui: 16 Oktober 2021   13:28 101 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Link Video Youtube: https://www.youtube.com/watch?v=V-5k8Gg4Mtg

Pandemi Covid-19 di bulan Maret 2020 mengakibatkan perubahan di seluruh sektor kehidupan masyarakat. Hal ini terjadi karena dilakukannya pembatasan interaksi sosial antar warga masyarakat untuk menekan angka penularan virus Covid-19. Penyesuaian pun dilakukan oleh semua pihak agar aktivitas kehidupan tetap berjalan, tanpa terkecuali sektor pendidikan.

Dalam sektor pendidikan, pembelajaran yang awalnya secara tatap muka di sekolah harus dilaksanakan dari rumah secara daring (dalam jaringan). Pembelajaran daring ini dalam pelaksanaannya memanfaatkan Google Classroom. Kegiatan pembelajaran di Google Classroom ini memfasilitasi peserta didik untuk mempelajari materi ajar yang sudah diunggah oleh masing-masing guru mata pelajaran.

Selama satu semester pelaksanaan pembelajaran daring melalui Google Classroom semenjak awal pandemi Covid-19 melanda di bulan Maret 2020, banyak keluhan yang disampaikan oleh peserta didik karena mereka sulit memahami materi pembelajaran yang diberikan oleh guru. Kesulitan ini karena guru hanya sebatas mengunggah materi ajar yang berupa buku paket (buku sekolah elektronik)  saja. Akibatnya, peserta didik hanya sebatas membaca materi pembelajaran tanpa ada yang menjelaskan. Selain itu, peserta didik juga merasa bosan karena penyampaian materi pembelajaran yang cenderung monoton.

Berdasarkan permasalahan yang muncul setelah pelaksanaan pembelajaran daring selama 1 semester, saya berinisiatif untuk memanfaatkan media pembelajaran daring yang lebih interaktif, inovatif, dan menyenangkan dimulai dari semester ganjil tahun pelajaran 2020/2021. Salah satu bentuk media pembelajaran daring saat ini yang disukai peserta didik adalah video animasi. Dengan memanfaatkan media pembelajaran animasi akan menghindarkan kebosanan peserta didik dalam memahami materi.

Untuk membuat media pembelajaran animasi tidaklah sulit. Guru yang memiliki keterbatasan dalam penguasaan teknologi, khususnya dalam pembuatan animasi bisa memanfaatkan aplikasi pembuatan video animasi online karena guru bisa memakai template animasi yang sudah disediakan. Ada banyak aplikasi pembuatan video animasi online yang bisa dimanfaatkan, misalnya Powtoon, Animatron, dan Animaker. Dalam hal ini saya memanfaatkan aplikasi Animaker.

Animaker adalah aplikasi video animasi berbasis web yang bisa dimanfaatkan tanpa menginstal apapun di gawai pengguna. Hal pertama dilakukan adalah mengunjungi halaman Animaker secara online. Langkah berikutnya pengguna diminta untuk mendaftar. Setelah mendaftar pengguna sudah bisa mulai untuk proses pembuatan video animasi dengan menekan tombol create. Selanjutnya, pengguna diberikan pilihan membuat animasi mulai dari halaman kosong atau menggunakan template yang sudah disediakan. Dengan memanfaatkan template yang sudah ada, pengguna akan lebih mudah karena konsep video animasi sudah disediakan. Saat pembuatan video animasi, banyak sekali fitur yang bisa dipakai, mulai dari memilih karakter animasi, menambahkan efek, latar belakang, menambah teks, mengatur gerak, dan menambah audio.

Video pembelajaran animasi yang sudah saya buat melalui Animaker hasilnya saya upload di Youtube dan ditautkan ke Google Classroom bersama materi ajar yang saya sampaikan. Dengan adanya video pembelajaran animasi ini,  peserta didik sangat antusias dalam pembelajaran. Mereka bisa terbantu dalam memahami materi pembelajaran yang disampaikan.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Edukasi Selengkapnya
Lihat Edukasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan