Mohon tunggu...
Dani Ramdani
Dani Ramdani Mohon Tunggu... Lainnya - Ordinary people

Homo sapiens. Nulis yang receh-receh. Surel : daniramdani126@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Alasan Mengapa Anime "Tokyo Revengers" Booming

16 September 2021   10:19 Diperbarui: 16 September 2021   10:34 1491
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Para pendiri Touman. Via tangkap layar (YouTube Muse Indonesia) 

Kisah tersebut begitu mirip dengan anime. Pertama tujuan geng yang menjunjung tinggai persahatan, tentulah geng tersebut adalah Touman. 

Lambang Touman sendiri begitu mirip dengan lambang Black Emperor di dunia nyata. Sedangakan Black Emperor, para fans mengaitkannya dengan geng Black Dragon yang akan menjadi arc season dua nanti. 

Lalu bagaimana peran sang mangaka? Tentulah di dalam anime ini sang mangaka berperan sebagai Draken wakil ketua Touman. Kesamannya adalah Draken bekerja di bar, sama seperti penuturan Ken Wakui. 

Selain itu, pertarungan antar geng menjadi bumbu tersendiri. Memang geng-geng seperti itu erat kaitannya saat masa sekolah. Mungkin jika di Indonesia seperti tawuran antarsekolah. 

Bedanya, dalam anime ini meskipun mereka bersekolah tetapi tidak membawa identitas sekolah mereka, murni hanya nama geng saja. 

Latar cerita, tahun, dan lain-lain digambarkan dengan jelas dalam anime ini. Itulah yang membuat anime Tokyo Revengers menarik untuk ditonton. 

Tayang di YouTube

Selain dua faktor di atas akses menonton anime ini mudah. Tinggal buka HP dan kita sudah menikmatinya di YouTube secara legal di Muse Indonesia. 

Kemudahan akses menonton inilah yang membuat anime ini menjadi populer. Semua kalangan bisa menontonnya tanpa harus membeli kuota khusus nonton film. 

Tinggal kuota penuh maka sudah bisa menontonnya. Tidak heran, setiap anime ini tayang selalu menjadi trending topik di YouTube. 

Dulu, untuk menonton anime harus menonton lewat streaming disitus-situs anime. Lebih jauh lagi, ketika saya kecil dulu untuk menonton Naruto harus mengoleksi kaset. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun