Mohon tunggu...
Dani Ramdani
Dani Ramdani Mohon Tunggu... Lainnya - Ordinary people

Homo sapiens. Nulis yang receh-receh. Surel : daniramdani126@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Film Artikel Utama

Socratic Method, Metode Belajar dalam Drama Korea Law School

15 Mei 2021   09:07 Diperbarui: 15 Mei 2021   23:18 3212
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cuplikan belajar dalam drama korea Law School. Sumber: antaranews.com

Socrates memberikan jalan kepada setiap orang untuk menggunakan akal mereka secara mendalam. Dari sanalah pengetahuan sejati didapat, yaitu pengetahuan dari dalam. 

Pengetahuan yang lahir dari pikiran kita secara langsung. Tugas Socrates pada dasarnya adalah bidan, bidan yang membantu melahirkan pengetahuan seseorang. Dari situlah Socrates mulai dikenal, orang yang paling bijak di Athena. 

Jika sebelum Socrates hadir, maka untuk mencari pengetahuan orang-orang akan bertanya kepada kaum shopis yang sebenarnya pengetahuannya hanya di situ saja, kemudian mereka dibayar. 

Tetapi Socrates tidak, semua orang diajak berdiskusi olehnya, dan dengan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh Socrates setiap orang akan menggunakan akalnya dan mendapatkan pengetahuan sejati, dan tentu saja Socrates tidak mendapatkan apa-apa dari itu.

Itulah yang disebut dengan filsuf sejati.
Bagi Socrates, Athena bagaikan kuda yang lamban, dan akulah penganggunya agar "beringas”. Apa yang akan dilakukan kepada seorang penganggu? Tentunya pasti akan mengamankannya bukan?

Itulah yang terjadi, Socrates dituduh secara sepihak menyebarkan ajaran atau kepercayaan baru, menyesatkan kaum muda, dan mengajak agar orang-orang tidak percaya pada dewa.

Akhirya Socrates diadili dan dihukum mati dengan meminum racun cemara, Socrates dianggap salah dengan dakwaan tersebut. Bisa saja Socrates memberikan pembelaan agar tidak dihukum mati, tetapi jika itu terjadi bukan Socrates namanya.

Socrates teguh pada pendiriannya, dan jelas, setelah kematian Socrates justru pengaruhnya semakin meluas dan mempengaruhi banyak orang.

Kemaitan Socrates jelas meninggalkan duka yang mendalam terutama pada murid-muridanya. Orang seperti Socrates mungkin jarang di dunia ini. Tetapi itulah pilihan yang diambil.

Jika dia memilih untuk tidak dieksekusi, mungkin saja pengaruhnya tidak akan seluas sekarang, tetapi karena keyakinannya, pengaruhnya masih terasa sampai sekarang.

Bahkan Socrates mempunyai murid paling terkenal yaitu Plato. Pengaruh Plato begitu besar, Plato juga yang pertama kali mendirikan Akademi Plato. Mungkin itulah universitas pertama dalam sejarah. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun