Mohon tunggu...
Dani Ramdani
Dani Ramdani Mohon Tunggu... B aja lah

Anak seorang buruh Email : daniramdani126@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

European Super League, Bentuk Keserakahan Klub Elit Eropa

19 April 2021   12:22 Diperbarui: 19 April 2021   12:26 302 4 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
European Super League, Bentuk Keserakahan Klub Elit Eropa
Ilustrasi European Super League. Via bolasport.com 

Sepakbola bak sebuah drama, banyak sekali drama yang terjadi di dalam maupun di luar lapangan. Itulah sebabnya mengapa olahraga olah bola ini begitu menarik.

Baru-baru ini pecinta sepakbola dunia digemparkan dengan adanya turnamen tandingan UEFA Champions League (UCL) yaitu European Super League (ESL). 

Ternyata dualisme kompetisi tidak hanya terjadi di Indonesia dulu, di Eropa sana juga demikian, bahkan levelnya jauh lebih besar dibandingkan liga.

Ada dua belas klub yang terdiri  dari tiga liga besar Eropa, klub-klub tersebut yang menginisiasi pembentukan liga tandingan Liga Champions ini.

Klub asal liga Inggris menjadi penyumbang paling banyak diantaranya, Manchester United, Manchester City, Arsenal, Chelsea, Liverpool, dan Tottenham Hotspur.

Klub Spanyol terdiri dari Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid. Sedangkan klub asal Italia diwakili oleh Inter Milan, AC Milan, dan Juventus.

Bahkan Arsenal melalui akun twitter resminya dengan bangga mengumumkan bahwa mereka bagian dari pendiri Liga Super Eropa. Sejauh ini kicauan tersebut mendapatkan 7 ribu tweet lebih dan 23 ribu lebih suka.

Tweet akun resmi Arsenal terkait kompetisi European Super League. (tangkap layar) 
Tweet akun resmi Arsenal terkait kompetisi European Super League. (tangkap layar) 

Beragam komentar muncul terkait ini, salah satunya dari netizen Indonesia yang menyatakan bahwa Arsenal kocak. Melawan klub yang hampir terdagradasi di liga saja kewalahan, bagaimana ceritanya jika mereka bermain di ESL.

Tidak semua klub besar Eropa setuju dengan ide pembentukkan kompetisi tersebut, Bayern Munchen dan Borussia Dortmund dikabarkan  menolak usulan ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN