Mohon tunggu...
daniel tanto
daniel tanto Mohon Tunggu... Montir - melukis dengan cahaya, menulis dengan hati...

bekerja di institusi penelitian suka menulis, memotret, dan berfikir

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Cinta Buta Bondowoso

12 April 2012   07:00 Diperbarui: 24 Februari 2020   10:11 1658
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.


Seingat saya, sewaktu SD, cerita kisah candi Prambanan, selalu disertai cerita kisah cinta abnormal dari Bandung Bondowoso dan Rara Jonggrang. Dimana pada waktu itu saya sempat berasumsi bahwa Rara Jonggrang adalah gadis lemah teraniaya dan cerdik menggagalkan cinta paksa Bandung Bondowoso. Setelah saya kumpulkan berbagai cerita dari googling. Inilah kesimpulan saya.


Menurut wikipedia tokoh Rara Jonggrang (ejaan alternatif: Loro Jonggrang; Lara Jonggrang) adalah sebuah legenda atau cerita rakyat populer yang berasal dari Jawa Tengah dan Yogyakarta di Indonesia. Cerita ini mengisahkan cinta seorang pangeran kepada seorang putri yang berakhir dengan dikutuknya sang putri akibat tipu muslihat yang dilakukannya. Dongeng ini juga menjelaskan asal mula yang ajaib dari Candi Sewu, Candi Prambanan, Keraton Ratu Baka, dan arca Dewi Durga yang ditemukan di dalam candi Prambanan. Rara Jonggrang sendiri artinya adalah "dara (gadis) langsing".

Sedangkan Bandung Bondowoso sendiri di wikipedia diceritakansebagai berikut. Konon di Jawa Tengah terdapat dua kerajaan yang bertetangga, Kerajaan Pengging dan Kerajaan Baka. Pengging adalah kerajaan yang subur dan makmur, dipimpin oleh seorang raja yang bijaksana bernama Prabu Damar Maya. Prabu Damar Maya memiliki putra bernama Raden Bandung Bondowoso (Bandawasa) yang gagah perkasa dan sakti. Sedangkan kerajaan Baka dipimpin oleh raja danawa (raksasa) pemakan manusia bernama Prabu Baka. Prabu Baka dibantu oleh seorang Patih bernama Patih Gupala yang juga adalah raksasa. Meskipun berasal dari bangsa raksasa, Prabu Baka memiliki putri cantik bernama Rara Jonggrang.

Dari data di atas dapat disimpulkan:

1. Rara Jonggrang adalah keturunan Raksasa pemakan manusia (Prabu Baka)

2. Rara Jonggrang cantik dan langsing

3. Rara Jonggrang melakukan tipu muslihat

4. Bandung Bondowoso anak raja (manusia) bijaksana (Prabu Damar Maya)

5. Bandung Bondowoso sakti dan berhasil menang melawan raksasa

6. Bandung Bondowoso berusaha menikahi anak raksasa yang sudah dibunuhnya dalam perang

Jika kurang jelas bisa anda baca kisahnya di internet, tentang perjuangan cinta (buta) Bandung Bondowoso terhadap Putri Rara Jonggrang. Silakan di Google saja.

Nah the moral of the story are:

1. Jangan percaya turunan raksasa, apalagi jika anda sudah membunuh bapaknya dan merebut kerajaannya

2. Jangan cinta membabi buta, ingat bibit, bebet, bobot. Jika kesampaian Bandung menikahi Jonggrang, bukan tidak mungkin punya anak yang akan bermasalah dengan giginya, dikarenakan masih punya kakek raksasa pemakan manusia

3. Bondowoso juga harus waspada sepanjang usia jika menikagi Roro Jonggrang, siapa tahu sifat raksasanya muncul dan dia dijadikan camilan oleh Roro Jonggrang

4. Ingatlah, sebatas mana anda akan membuktikan cinta anda. Jika memang cinta harus dibuktikan, buktikan secara bijaksana. Tidak perlu membangun 1.000 candi dalam semalam, dll. Cukup membawakan martabak atau hal lain yang lebih sepele.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun