Mohon tunggu...
Petrus Danggalimu Pemula
Petrus Danggalimu Pemula Mohon Tunggu... Wiraswasta

Lahir di Gollu Manila, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kecamatan Wewewa Timur, Desa Wee Limbu pada tanggal, 07-02-1983. Pernah tinggal di pedalaman Kabupaten Rote Ndao, Kecamatan Lobalain Desa Kuli, Dusun Talilipa. Sebagai pelayan anak-anak usia dini melalui dunia pendidikan dengan Visi: pendidikan berkualitas dan karakter mulia dalam diri siswa, sebagai kepala TK-SD. Kemudian pindah ke Kupang dan melayani anak remaja di Rumah Belajar Tefila - Oebufu - Kupang. Sekarang tinggal di Kota Kupang-Oebufu dan pekerjaan terakhir sebagai petani sayur organik-Oebufu-Kupang

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup

Otoritas dan Kuasa

9 Agustus 2019   09:24 Diperbarui: 9 Agustus 2019   09:44 25 0 0 Mohon Tunggu...

Markus 5:1-20
Otoritas dan kuasa
Oleh Petrus Danggalimu
Siloam, 08/08/2019

Yesus adalah Sosok atau Pribadi yang sangat populer sepanjang masa. Karya-Nya atas dasar CINTA yang begitu besar dan mulia selama di bumi menjadi bukti nyata bahwa BAPA surgawi tidak meninggalkan umat-Nya. BAPA melakukannya untuk memulihkan hubungan yang telah rusak.

Di sisi yang lain, Yesus juga menjadi bahan perdebatan yang panas dan memakan korban sepanjang sejarah oleh mereka yang tidak menerima dan tidak mengenali-Nya. 

Miris, bahwa sekalipun banyak pula diantara mereka yang mengenali cerita tentang-Nya, namun mereka tetap membenci dan seolah tidak mengenali-Nya karena  ancaman buat tahta mereka.

Sungguh, apa yang DIA lakukan begitu berbeda dengan apa yang dilakukan oleh para pemuka dan pemangku jabatan sebelumnya. IA sungguh ajaib, DIA melakukan hal-hal yang diluar akal sehat, DIA menakjubkan dan mengherankan bagi dunia.

Mari kita melihat salah satu cerita menarik dan menakjubkan dari sekian banyak cerita tentang-Nya. Pada saat itu Yesus lewat di sebuah daerah yang bernama Gerasa. Di situ ia berjumpa dengan seorang kerasukan roh jahat. Orang ini telah meresahkan warga karena kondisinya yang telah dikuasai roh jahat. 

Menariknya bahwa cerita ini ibarat sebuah laga tanpa aksi, karena begitu saling berpapasan, salah satunya langsung gemetar ketakutan dan kemenangan terjadi atas pihak yang lain.

Cerita tentang orang Gerasa yang kerasukan roh jahat memang sangat menakutkan. Betapa tidak, berbagai cara telah dilakukan oleh keluarga dan orang-orang terdekat untuk kebebasannya, dan karena tak kunjung bebas maka ia dirantai atau diborgol, namun dengan entengnya ia dapat melepaskan diri dari rantai. 

Begitu terlepas dari rantai, ia mulai berteriak-teriak dan melukai dirinya sendiri. Tentu kondisi seperti ini menjadi ancaman bagi warga sekitar karena ia sangat kuat dan berbahaya.

Pertanyaannya adalah mengapa orang ini begitu kuat? Mengapa ia dengan mudahnya melepaskan rantai besi yang diikatkan pada tangan dan kakinya? Mengapa kemudian tidak ada orang lagi yang berani mendekatinya? Jawabannya adalah sebab ia dikuasai oleh 2000-an roh jahat yang bernama "legion". 

Buktinya 2000-an ekor babi menjadi kerasukan setelah dimasuki oleh roh-roh jahat tersebut dan terjun ke dalam sungai hingga lemas dan semuanya mati. 

Jadi bisa dibayangkan, anggap saja puluhan orang yang menangkap, mengikat dan merantai tangan dan kakinya, tentu saja tidak berimbang dengan 2000-an kekuatan roh jahat yang ada dalam dirinya.

Tetapi apa yang terjadi ketika ia melihat Yesus? Tidak membutuhkan waktu yang lama. Dikatakan bahwa ia justru berlari mendapatkan Yesus sampai tersungkur dan menyembah-Nya. Betapa roh jahat yang ada dalam dirinya begitu mengenal siapa Yesus yang sebenarnya. Dia bahkan berkata: Yesus, anak Allah yang maha tinggi.

Mari kita perhatikan dengan baik bahwa Yesus belum berbuat apa-apa. Yesus hanya ada di sana.  Orang inilah yang terlebih dahulu melihat Yesus dan berlari menggapai-Nya. Pertanyaannya adalah bagaimana mungkin? Bagaimana ia begitu jinak, padahal ia sangat ganas dan berbahaya? 

Bukankah sebelumnya begitu banyak orang yang menanganinya? Sudah pasti bahwa sebelumnya, keluarga telah memanggil tim doa, tabib, orang pintar, para dukun dan lain-lain untuk kesembuhannya. Tetapi hasilnya nihil sehingga pilihan terakhir adalah dirantai, tapi itupun tidak ada faedahnya.

Inilah yang membedakan antara apa yang dilakukan oleh orang-orang sebelumnya dan apa yang dilakukan Yesus, yakni KUASA DAN OTORITAS. Yesus datang dengan kuasa dan otoritas BAPA-Nya. IA tidak datang dengan usaha, kesombongan dan kekuatan-Nya sendiri. 

Hanya dengan berada di Gerasa, roh jahat menjadi takut dan gemetar. Iblis sungguh mengenali siapa yang datang. Yesus tidak perlu berteriak menghardik atau tengking roh jahat tersebut. Yang terjadi adalah roh jahat itu memohon untuk pergi dari orang itu dan masalah selesai.

Apa masalah kita saat ini? Apa yang menjadi pergumulan kita saat ini? Apakah kita sedang dirudung masalah kesehatan, keuangan, keluarga, pekerjaan, dan lain sebagainya? 

Bila Yesus menjadi bagian dalam hidup kita, maka masalah pasti beres, tidak perlu usaha keras untuk bebas dari masalah yang melanda hidupmu.  Seperti beresnya masalah orang Gerasa yang kerasukan roh jahat, demikianlah masalah kita beres dihadapanan-Nya.

Ingat akan anak-anak Skewa yang pernah mengusir roh jahat? Apa bedanya dengan Yesus? Roh jahat dengan berani berkata kepada anak-anak Skewa, Paulus aku kenal, Yesus aku kenal, tetapi kamu siapa? Iblis malah mengejek. Ya, dengarkan ini, masalah tidak akan berlalu apabila kita berkutat dengan kekuatan sendiri.

Ingatlah, sebagai orang percaya, pendeta, hamba Tuhan, Gembala, pendoa syafaat, pendoa keliling, dan lain-lain. Berhati-hatilah karena roh jahat sangat mengenali orang-orang yang datang dengan otoritas dan kuasa dari  BAPA. 

Bila engkau pernah mendoakan jemaatmu atau orang-orang yang sedang sakit, orang-orang yang kerasukan roh jahat dan tidak mengalami perubahan apapun, maka itu sebuah peringatan besar,  kemungkinan besar engkau tidak datang dengan otoritas dan kuasa yang telah  Yesus berikan.

Mari kita belajar mengenal dan memiliki Yesus. Memiliki Yesus sama dengan memiliki apa yang IA miliki.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x