Damanhury Jab
Damanhury Jab Pegiat Sosial

Ketua Penggiat Peduli Demokrasi Nasional

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Pesan Sang Ayah

27 Maret 2019   20:08 Diperbarui: 27 Maret 2019   20:17 18 1 0
Pesan Sang Ayah
IDNtimes.com

Anak - anakku

Ketiak bumi berguncang dalam senyap

Ketika terompet kehancuran mulai berhembus

Aku titipkan surat ini untukmu

Kemanusiaan telah mati

Ketika ambisi dipertuhankan

Lihatlah, mereka 

Tak jauh bedanya seperti lalat - lalat yang mengerumuni kotoran yang disemprot prfum luar negeri

Keadilan telah terpasung

Ketika gema teriakan perlawanan takluk di bawah kaki meja sang wakil rakyat

Ketika hujatan - hujatan semakin digaungkan, ketika aroma kedamaian ra'ib dibawah kaki sang penguasa

Lihat kesana, mereka yang memikul senjata. 

Mereka menangis dalam bathin 

Mereka mengigil dalam diam ketika harus melakukakan perintah sang tuan yang tengah menjadi kepala negeri amburadul ini.

Tapi ingat annaku,

Namamu kuberi untuk kau artikan

Namamu kuberi dengan Do'a dari berjuta mimpi kebaikan.

Mushumu adalah Kapitalisme, Komunisme, Javaisme dan Feodalisme. 

Selamat berjuang anakku