Nurterbit
Nurterbit profesional

Journalis, Lawyer, Vlogger, YouTuber, Editor Harian Terbit (1984-2014), Owner www.nurterbit.com, Medsos semua akun pakai nama @Nurterbit, Fanpage FB: Wartawan Bangkotan, Email: aliemhalvaima@yahoo.com

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Islamic Centre Bekasi Terancam "Tergusur" Tol Becakayu

4 Maret 2019   23:40 Diperbarui: 14 Maret 2019   15:47 40 0 0
Islamic Centre Bekasi Terancam "Tergusur" Tol Becakayu
Jalan Tol Layang Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) - foto dok Nur Terbit


Jalan Tol Becakayu "Nyeruduk"
Lahan Islamic Centre Bekasi

Pengurus dan pengelola gedung Islamic Center Bekasi, kaget mendengar kabar adanya rencana pembangunan jalan tol Becakayu (Bekasi, Cawang, Kampung Melayu) akan melintasi lahan Islamic Centre.

Rasa kaget tersebut disampaikan kepada wartawan, Kamis 28 Februari 2019 di Islamic Centre Bekasi, melalui Paray Said dan Wikanda Darmawisata, masing-masing selaku Ketua dan Pembina Yayasan Nurul Islam KH Noer Alie, pengelola Islamic Centre Bekasi.

Menurut Paray Said, pihak Islamic Centre tidak pernah dilibatkan dalam rapat pembahasan, perencanaan dan perubahan jalan tol Becakayu yang melewati jalan Islamic Centre. 

Baik melalui Pemda Kota Bekasi, Pemprov Jawa Barat ataupun Pemerintah Pusat. 

"Kami hanya dapat informasi dari petugas lapangan jalan Tol Becakayu yang tiba-tiba datang mau mematok lahan Islamic Centre. Jelas kami keberatan dan menolak dengan tegas rencana tersebut," kata Paray Said.

Wikanda menambahkan, pihak Islamic Centre sendiri saat ini tengah membangun mesjid baru sebagai perluasan gedung lama di atas di lahan tersebut. 

Kini sudah mencapai 75 persen dan sudah pernah dikunjungi Wagub Jabar Deddy Mizwar. 

"Jika rencana jalan tol Becakayu melintasi lahan Islamic Centre, jelas akan menyebabkan bangunan lain tergusur dan hilang. Tidak mungkinlah Islamic berada di bawah jembatan tol layang," kata Wikanda.

Sebagai solusi, pihak Islamic Centre mengusulkan 4 solusi agar pembangunan jalan tol Becakayu dialihkan ke tempat lain.

Yakni ke kawasan Sun-City, atau sebelah selatan saluran (kali), atau diluruskan melalui Kalimalang dari Jalan KH Noor Alie ke Jalan Hasibuan, atau berhenti di Metropolitan Mal.

Sejak keberatan dan penolakan ini disampaikan pengelola Islamic Centre Bekasi, belum ada respon dari pihak terkait.

Misalnya, belum ada pernyataan resmi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), maupun dari Waskita Karya sebagai pelaksana Proyek jalan tol Becakayu. 

Termasuk juga belum ada komunikasi dari Pemkot Bekasi dan Pemprov Jawa Barat. 

"Kami sudah menyurat kepada Kementerian PUPR, mudah-mudahan direspon penolakan dan keberatan kami ini," kata Paray Said (Nur Terbit).