Humaniora Pilihan

Indikator Kredibilitas Media menurut Pembaca

14 Februari 2018   05:43 Diperbarui: 14 Februari 2018   12:33 884 1 0
Indikator Kredibilitas Media menurut Pembaca
medium.com

Dalam hal penulisan, rupanya tak ada perbedaan cukup menonjol antara berita konvensional dam berita online. Berita online masih perlu 5w+1h kemudian nilai berita hanya saja berita online lebih ringkas.

Seperti yang kita tau bahwa ada perbedaan perilaku pembaca berita konvensional dan viewer berita online, saat membaca berita online viewer cenderung cepat lelah membaca karena mereka harus membaca melalui gadget mereka. Hal inilah yang membuat berita online selalu terdiri dari teks yang lebih singkat daripada teks berita pada umumnya.

Biasanya untuk tau keseluruhan cerita kita perlu membaca beberapa berita. Inilah hal lain yang membedakan dengan berita konvensional. Berita online dituntut lebih dalam hal keupdate-annya karena mereka harus cepat dalam memberitakan sesuatu. Maka untuk menyiasatinua para penulis berita online akan menuliskan berita dalam beberapa postingan dengan data dan fakta yang diupdate tiap kali posting di waktu yang berbeda.

Dikarenakan tingginya permintaan pembaca akan berita yang cepat maka kehadiran micro blogging seperti Twitter menjadi pilihan yang popular. Orang akan mendapatkan update secara real time dan cepat mengenai sebuah topik. Misalnya dalam kasus penyerangan Gereja yang terjadi di Jogja kemarin, masyarakat akan selalu memantau twitter mereka untuk mendapatkan update mengenai kejadian tersebut sebab berita konvensional memerlukan waktu yang lebih lama untuk mengcover keseluruhan cerita.

Permintaan akan update yang cepat inilah yang acap kali menjadi salah satu penyebab mengapa terdapat informasi-informasi yang tidak benar alias hoax. Tak menutup kemungkinan pula bahwa dalam hal penulisan tulisan dalam micro blogging tadi memiliki kesalahan lain seperti typo.

Hal inilah yang rasanya membuat kita perlu dalam mempertanyakan seberapa kredibelkah tulisan online.

Rupanya kredibilitas tulisan online dipengaruhi oleh 2 hal. Yang pertama adalah dari media manakah berita itu diposting. Pembaca akan mempercayai bahwa berita itu kredibel jika diposting di portal dari media yang terkenal. Misalnya kasus perceraian Ahok yang heboh beberapa waktu lalu, masyarkat seketika galau dan tak ingin percaya bahwa berita itu benar sebab yang memposting berita itu untuk pertama kali adalah Kompas.

Jika seandainya berita perceraian Ahok diberitakan di portal berita lain yang tak terlalu terkenal mungkin masyarakat akan heboh namun disitu masih ada asumsi bahwa berita itu hoax.

Faktor lain yang mempengaruhi tingkat kredibilitas pembaca terhadap sebuah tulisan adalah seberapa sering ia membaca tulisan dari suatu portal. Pembaca cenderung akan menganggap tulisan yang ia baca benar dari sebuah portal berita jika ia sering mengakses portal tersebut.

Selain itu para pembaca cenderung akan memilih portal yang sesuai dengan perspektif mereka sehingga mereka akan menganggap tulisan yang mereka baca dari portal tersebut adalah benar. Keberadaan portal yang demikian membuat adanya bias dalam tulisan online. Berita tersebut menjadi bias karena sang pembaca bukan lagi mencari update berita tapi mencari berita yang sesuai dengan perspektif dia.

Para pembaca merasa bahwa tulisan yang mereka baca dari sebuah portal entah itu dari portal manapun atau dari microblogging merupakan perwakilan dari aspirasi masyarakat dan disini terdapat aspek kedekatan. Mereka merasa bahwa berita konvensional akan memberitakan berita yang sesuai dengan visi misi redaksi.

Penjelasan tersebut malah membuat tulisan online menjadi tidak kredibel bukan? Sebab nampaknya tulisan online kesannya ada bias disana. Meskipun begitu banyak kok tulisan-tulisan online yang diposting tanpa ada bias apapun.

Ada beberapa usaha yang dapat dilakukan untuk membuat tulisan kita menjadi kredibel, yaitu kita perlu menyediakan ruang bagi masyarakat untuk memberikan komentar sebab dari situ kita bisa tau apa yang masyarakat pikirkan dan tau bagaimana keadaan masyarakat.

Selain itu untuk membuat tulisan kita makin dipercaya adalah kita dapat memperjelas informasi situs kita, misalnya kita membuat tampilan situs menjadi mudah untuk dipahami oleh viewer kemudian kita dapat memberikan kolom navigasi yang mudah dilihat.

Lalu tulisan tentunya perlu ditulis dengan baik jangan sampai kita tulis secara asal-asalan serta jangan lupa juga untuk menyematkan ilustrasi yang berkualitas sesuai dengan topik bahasan tulisan kita. Saat menulispun usahakan menulis mengenai topik yang sudah kita pahami sehingga yang kita tulis tidak mengacau sehingga pastikan lakukan riset terlebih dahulu sebelum menulis.

Jangan lupa juga menyisipkan hyperlink kepada hal-hal yang dianggap perlu untuk dilihat oleh pembaca sebab dengan begitu pembaca bisa mendapatkan informasi lebih. Kemudian jangan lupa untuk menampilkan informasi kontak ditempat yang mudah terlihat sehingga pembaca dapat menghubungimu jika diperlukan. Terakhir jangan lupa untuk membuat tulisan tersebut SEO friendly sebab tulisan kamu akan menjadi lebih mudah untuk orang temukan melalui kolom pencarian seperti Google.

Sumber : Carol, Brian. 2010. Writing for Digital Media. New York : Routledge