Mohon tunggu...
Cucum Suminar
Cucum Suminar Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Kompasianer

Belajar dari menulis dan membaca. Twitter: @cu2m_suminar

Selanjutnya

Tutup

Money Pilihan

Menyigi Rencana Satu Pelindo, Satu Komando

26 Agustus 2021   20:12 Diperbarui: 28 Agustus 2021   19:33 360
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Salah satu kegiatan bongkar muat Pelindo. | Foto Dokumentasi ANTARA FOTO/Aji Styawan/hp. 

Satu Nusa.

Satu Bangsa.

Satu Bahasa.

Satu Pelindo.

Pemerintah berencana akan menyatukan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo). Bila sebelumnya ada Pelindo I, II, III dan IV, ke depan hanya akan ada satu Pelindo. Berdasarkan informasi yang dirilis bisnis.com, rencana penggabungan tersebut akan mulai dilakukan pada akhir September 2021 atau paling lambat awal Oktober 2021.

Mengapa begitu cepat? Pertanyaan tersebut mungkin terlintas dibenak kita. Namun, berdasarkan keterangan Direktur Utama Pelindo II, Arif Suhartono, yang dirilis idxchannel.com, rencana merger Pelindo I, II, III dan IV sudah mulai dibicarakan sejak 10 hingga 15 tahun lalu.

Hanya saja, pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo ini, wacana tersebut akan mulai diwujudkan. Pelindo bersatu akan mulai dilakukan secara bertahap. Hal tersebut dikarenakan merger tersebut dapat mempercepat implementasi tol laut yang lebih optimal.

Tol laut adalah konsep pengangkutan logistik kelautan yang dicetuskan oleh Presiden Jokowi.

Program tol laut bertujuan untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar yang ada di Indonesia, sehingga distribusi barang ke daerah-daerah pelosok dapat dilakukan dengan lebih lancar dan merata.

Selain itu, integrasi tersebut juga memiliki banyak manfaat untuk menggerek perekonomian Indonesia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun