Mohon tunggu...
Cucum Suminar
Cucum Suminar Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Kompasianer

Belajar dari menulis dan membaca. Twitter: @cu2m_suminar

Selanjutnya

Tutup

Kurma Pilihan

Trivia Quiz Samber THR Kompasiana yang Penuh Makna

13 Mei 2021   22:54 Diperbarui: 13 Mei 2021   22:55 1468
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Tangkap layat Trivia Quiz Kompasiana. | Dokumentasi Pribadi

Apalagi sekarang banyak hoaks bertebaran. Bahkan ada segelintir orang yang rela berbohong hanya untuk meraih ketenaran. Masih ingat kan heboh berita ada orang yang bisa bertelur? Atau ada pemudik yang rela jalan kaki dari Gombong, Jawa Tengah, ke Bandung, Jawa Barat, dengan istri dan dua balita karena tidak memiliki uang cukup untuk ongkos transportasi? Ternyata itu hanya karangan cerita belaka alias bohong.

Jangan percaya hanya dari pengakuan, atau dari sebuah gambar. Harus dicari bukti pendukung. Dulu saya juga sering diwanti-wanti, jangan menulis berita cangkeman, cari bukti pendukung lain.

Duh, dari kuis ini saya jadi semakin belajar, jangan malas membaca, jangan malas memastikan sesuatu terlebih dahulu.

Harus Mau Repot dan Teliti

Pada trivia quiz Samber THR Kompasiana 2021 ini ditanyakan, ada berapa banyak artikel yang meramaikan Mystery Topic 1? Pada nomor selanjutnya ditanyakan, ada berapa banyak Mystery Topic, Mysetery Challange, hingga jumlah artikel yang harus ditulis Kompasianer pada THR Kompasiana 2021.

Nah, untuk menjawab dengan benar, kita tidak bisa main tebak-tebakan. Pilih jawaban sesuai jumlah kancing kemeja yang kita kenakan. Kita harus mengecek langsung jumlah yang ditanyakan, bahkan harus repot menghitung satu-satu. Menulis juga seperti itu. Sebab, semakin tahu detail data secara akurat semakin baik.

Detail tersebut bisa untuk menguatkan tulisan. Lebih seru kan kalau kita tulis, di rumah xxx yang terjerat kasus korupsi bla bla bla terlihat terparkir lima mobil Range Rover, dua Ferari, empat Marcedes-Benz versi terbaru, dibanding kalau kita tulis di rumah xxx yang terjerat kasus korupsi bla bla bla terlihat banyak mobil mewah terparkir?

Mobil mewahnya, mobil mewah apa? Berapa banyak? Mewah buat kita belum tentu mewah buat orang lain. Bila detail menyebutkan merknya, asumsi kita  dengan pembaca akan sama. Banyak buat kita juga belum tentu banyak buat orang lain. Sehingga, akan lebih seru kalau disebutkan jumlahnya.

Selain itu, kita juga harus teliti menghitung, jangan sampai salah. Salah sedikit saja bisa berisiko kehilangan kepercayaan pembaca. Dulu saat masih menjadi wartawan, saya pernah diwanti-wanti, saat bikin berita "kasus" jangan sampai salah nama, salah jumlah, termasuk typo ya. Salah sedikit saja, bisa-bisa seluruh tulisan kita tidak akan lagi dipercaya. Lha, nulis nama orang yang diberitakan saja salah, apalagi isi beritanya?

Ini saya masih banyak belajar juga. Terkadang saya suka kurang hati-hati, masih suka ada typo. Dipikiran sudah benar, pas ditulis tidak sesuai. Kadang kalau menulis angka suka kurang nol, atau hal-hal lain yang terkesan remeh temeh tetapi cukup penting.

Belajar Kreatif Mencari Solusi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kurma Selengkapnya
Lihat Kurma Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun