Mohon tunggu...
Cucum Suminar
Cucum Suminar Mohon Tunggu... Kompasianer

Belajar dari menulis dan membaca. Twitter: @cu2m_suminar

Selanjutnya

Tutup

Kisah Untuk Ramadan Pilihan

iPusnas, Aplikasi Favorit Isi Waktu Ngabuburit

24 April 2021   05:52 Diperbarui: 24 April 2021   08:08 874 27 6 Mohon Tunggu...
Lihat foto
iPusnas, Aplikasi Favorit Isi Waktu Ngabuburit
Aplikasi iPusnas. | Dokumentasi Pribadi

 

Saya hobi membaca. Itu makanya waktu ngabuburit kerap saya manfaatkan untuk membaca buku yang saya suka. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 seperti ini, saat ngabuburit di luar rumah tidak seleluasa dulu. Khawatir terpapar virus yang tak juga hilang sejak awal tahun lalu merebak di Indonesia. Apalagi Batam, Kepulauan Riau, kini kembali menyandang predikat zona merah.

Saya biasanya membaca buku melalui aplikasi iPusnas. Aplikasi peminjaman buku digital gratis yang diluncurkan Perpustakaan Nasional RI sejak pertengahan 2016 lalu. Saya menginstall aplikasi ini sejak awal tahun lalu. Saat tidak lagi leluasa untuk memilih dan membeli buku konvensional secara langsung di toko buku karena pandemi Covid-19.

Lengkap dan Gratis

Menginstall aplikasi iPusnas serasa memiliki perpustakaan sendiri. Setiap hari kita bisa "jalan-jalan" memilih buku yang kita suka. Setelah itu, bisa langsung kita ambil dan baca. Tanpa harus keluar uang. Paling menyisihkan sedikit paket internet untuk mengunduh buku-buku digital tersebut.

Lengkap. | Tangkap layar dari aplikasi iPusnas
Lengkap. | Tangkap layar dari aplikasi iPusnas
Apalagi buku yang ditawarkan cukup lengkap, mulai dari buku-buku agama, anak, arsitektur, bahasa, biografi, bisnis, karier, investasi, budidaya, busana, cerpen, drama, novel, sastra, fotografi, hukum, politik, humaniora, humor, interior, kamus, keluarga, kerajinan, cerita rakyat, kesehatan, obat-obatan, game, musik, puisi, pendidikan, kuliner, hingga komik.

Bahkan, beberapa novel yang sudah jarang dijual di toko buku tersedia di iPusnas. Salah satunya adalah novel-novel lawas karya Marga T. Pengarang Indonesia yang novelnya sudah (banyak) difilmkan, bahkan dibuat sinetron. Salah duanya "Karmila" dan "Badai Pasti Berlalu".

Buku-buku karya Enyd Blyton. | Tangkap layar dari aplikasi iPusnas
Buku-buku karya Enyd Blyton. | Tangkap layar dari aplikasi iPusnas
Ada juga novel-novel lawas karya Enyd Blyton. Senang deh bisa membaca kembali serial Lima Sekawan (The Famous Five) yang sarat dengan petualangan seru dan menegangkan, atau serial Si Badung (The Naughtiest Girl) yang berisi petuah-petuah baik yang tidak terkesan menggurui.

Tak hanya itu, banyak juga novel best seller dari pengarang Indonesia dan Dunia, mulai dari Dee Lestari, Eka Kurniawan, Andrea Hirata, Merry Riana, Kahlil Gibran, Mark Twain, hingga Paulo Coelho dengan novelnya yang sangat fenomenal "Sang Alkemis (The Alchemist)".

Novel-novel karya Dee Lestari. | Tangkap layar dari aplikasi iPusnas
Novel-novel karya Dee Lestari. | Tangkap layar dari aplikasi iPusnas
Bagi penyuka Chicklit, bisa juga membaca karya-karya Sophie Kinsella atau Meg Cabot. Meski judul yang disediakan masih terbatas, lumayan untuk mengobati kekangenan. Apalagi bagi yang dulu saat sekolah ingin puas membaca novel-novel tersebut, tetapi terkendala dana, kayak saya hehe.

Bisa Menambah Ilmu Agama

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN