Mohon tunggu...
Cucum Suminar
Cucum Suminar Mohon Tunggu... Kompasianer

Belajar dari menulis dan membaca. Twitter: @cu2m_suminar

Selanjutnya

Tutup

Finansial Pilihan

Menabung di Bank, Jadikan Uang Kita Lebih Bermanfaat

31 Agustus 2020   17:04 Diperbarui: 31 Agustus 2020   17:10 115 15 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menabung di Bank, Jadikan Uang Kita Lebih Bermanfaat
Nasabah yang sedang melakukan transaksi perbankan. | Dokumentasi Pribadi

Sedih! Uang Tabungan Jutaan Rupiah Habis Dimakan Rayap

Akhir Juli lalu, viral kisah uang sebesar Rp4.000.000 milik Sunardi, warga Gunungkidul, Yogyakarta, yang rusak dimakan rayap. Ia menyimpan uang kertas pecahan Rp100.000 tersebut di kantung plastik di salah sudut rumah yang tersembunyi.

Nahas, ia terlupa akan simpanan uang tersebut. Saat ingat, uang yang Sunardi sisihkan itu sudah rombeng dikudap rayap. Tak dijelaskan, apakah uang yang rusak tersebut masih bisa ditukarkan dengan uang yang masih layak edar di Bank Indonesia atau bank umum lain yang ditunjuk.

Sunardi bukan orang pertama yang mengalami nasib sial seperti itu. Tak sedikit orang yang bernasib serupa di luar sana. Salah satunya adalah Putri Buddin. Uang simpanan yang rusak dimakan rayap malah lebih besar, mencapai Rp10.000.000. Mirisnya, uang yang masih bisa ditukarkan dengan uang yang masih layak edar di Bank Indonesia hanya sekitar Rp1.000.000.

Uang yang rusak memang masih bisa ditukarkan di Bank Indonesia atau bank umum lain yang ditunjuk. Namun, dengan syarat, keutuhan fisik uang harus diatas 67 persen. Bila kurang dari itu, harus siap-siap merelakan uang yang susah payah disisihkan menguap begitu saja.

Sebaiknya, Simpan Uang di Bank

Ada banyak pertimbangan mengapa sebagian orang lebih memilih menyimpan uang sendiri di rumah, meski sudah memiliki rekening bank. Salah satunya, karena nominal uang yang disimpan tidak banyak. Biasanya sisa-sisa kembalian dari uang belanja. Repot bila harus bolak-balik ke bank. Terlebih bila jarak bank cukup jauh dari rumah.

Ada juga yang memilih menyimpan sendiri uang di rumah karena sedang berupaya ingin memiliki sesuatu. Target menabung hanya sampai nominal uang yang dikumpulkan cukup untuk membeli barang atau jasa idaman. Sehingga, dengan beberapa pertimbangan, memilih menyimpan uang yang disisihkan di rumah. Tak di bank.

Tidak salah sebenarnya. Setiap orang memiliki keputusan dan pertimbangan sendiri. Hanya saja, menyimpan uang di rumah, apalagi dalam jumlah banyak. Penuh risiko, mulai dari risiko uang hilang karena kemalingan hingga kebakaran.

Ada banyak contoh kasus harus merelakan uang simpanan karena rumah kebakaran. Salah satunya adalah Abdur Rahman, warga Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Ia harus merelakan uang sebesar Rp30.000.000 ludes terbakar saat rumah yang ia tinggali bersama istri dan anak kebakaran.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN