Mohon tunggu...
Kris Fallo
Kris Fallo Mohon Tunggu... Mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral Santo Petrus Kefamenanu TTU Jurusan Pendidikan Agama Katholik

Menulis itu pekerjaan keabadian. Pramoedya Ananta Toer berkata:  'Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.' Lewat tulisan kita meninggalkan kisah dan cerita yang tak akan sirna.

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Tuhan Melihat Hatimu

16 Februari 2021   03:59 Diperbarui: 16 Februari 2021   05:47 102 13 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tuhan Melihat Hatimu
foto.dok.pribadi/Destinasi wisata Pantai Sumba NTT

Memuji jangan sampai berlebihan. Mengkritik jangan sampai mendendam, karena meski berbeda-beda, kita sama-sama ingin dihargai.

Memiliki segalanya itu baik, tetapi jangan menjadikan segalanya dasar untuk merendahkan orang lain. Percayalah.. di atas langit masih ada langit..di bawah tanah masih ada tanah.

Kita diciptakan dengan dua bola mata, pandanglah sesama dengan kedua matamu, jangan dengan seblah mata. Seburuk-buruknya orang pasti memiliki masa depan, sesuci-sucinya manusia tentu memilik masa lalu yang kelam.

Belajarlah rendah seperti padi, semakin berisi semakin menunduk, semakin di atas, semakin merasa tak layak. Tidak perlu repot menjelaskan tentang kebaikan, karena Tuhan yang melihat apa yang tersimpan di sudut hatimu.

Kita diberi kelebihan bukan untuk disombongkan, apa lagi meremehkan orang lain.  Jika anda meremehkan orang lain, anda sedang membuang kekuatan besar yang sangat penting dalam hidupmu.

Percayalah, Tuhan bisa mengubah nasib hidup seseorang hanya dalam satu malam. Anda boleh menyombongkan diri di mata sesama, tetapi di mata Tuhan kita sama dan sederajat. Tuhan melihat apa yang ada sudut hatimu.

Atambua, 16.02.2021

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x