Mohon tunggu...
Cory Pramesti
Cory Pramesti Mohon Tunggu... Blogger

Penikmat Kopi. Tinggal di dua benua: lifeascory.com dan kampretstupid.com

Selanjutnya

Tutup

Kisahuntukramadan Pilihan

Jangan Lupa Bawa Totebag, Tumbler, Sendok, dan Sedotan Stainless Saat Berburu Takjil

10 Mei 2019   23:56 Diperbarui: 11 Mei 2019   00:16 0 9 2 Mohon Tunggu...
Jangan Lupa Bawa Totebag, Tumbler, Sendok, dan Sedotan Stainless Saat Berburu Takjil
Pict Source: Youtube/Silke Dewuf

Sudah tahu dong ya, kalau di Indonesia mulai saat ini memberlakukan konsep Zero Waste demi mengurangi beban pemakaian sampah plastik sekali pakai? Ya, saya pun setuju dengan adanya konsep ini, karena secara sadar maupun tidak kita telah dibawa kembali kepada yang alami (back to nature), dan mulai menata hidup yang sehat, bersih dan rapi dari sekarang.

Apalagi saat bulan Ramadhan seperti sekarang ini, penggunaan plastik sekali pakai pun rasanya tak mau ditiadakan. Mengingat banyaknya para pedagang ta'jil di luar sana yang masih menggunakan konsep pakai "kresek" saat menyerahkan barang dagangannya.

Memang sih, memakai kresek jauh lebih praktis lihatnya, sekali pakai langsung buang. Tapi, apakah kita sudah sadar akan dampak negatif yang terjadi jika seluruh masyarakat Indonesia yang jumlahnya ratusan juta memakai sampah plastik sekali pakai tersebut?

Kalau seandainya pengolahan sampah plastik itu sendiri bisa teratasi dengan baik sih nggak masalah. Tapi kan faktanya, justru banjir di mana-mana gegara sampah plastik yang tertimbun di lahan kosong tiba-tiba dibuang teratur ke dalam sungai atau secara sengaja membuang sampahnya di aliran air yang lainnya. Padahal kan air tidak bisa melarutkan plastik sampai kapan pun. Jadinya? Yang habis pakai plastik siapa, yang kena bahayanya siapa. Sayang banget dong kalau ini terjadi di negara agraris seperti kita.

Berburu takjil di Jogjakarta (kumparan.com)
Berburu takjil di Jogjakarta (kumparan.com)
Sampai saat ini pun tak bisa dipungkiri, bahwa para pedagang makanan terlebih penyedia takjil lebih suka menggunakan plastik sebagai wadah/ sarana untuk menyerahkan makanannya kepada pembeli. Makanya, untuk merealisasikan program Zero Waste, kita sebagai pembeli kudu cerdas mengaplikasikan ke kehidupan sehari-hari, khususnya di bulan Ramadhan ini. Seperti apa?

1. Gunakan totebag saat berbelanja
Mau tidak mau, mari belajar bersama membawa totebag kemana pun kita pergi. Supaya apa? Kalau kita mau beli sesuatu tinggal masukin ke totebag yang kita bawa tadi, sehingga pemakaian plastik sekali pakai bisa terkurangi. Tau dong, kalau bahan dasar totebag ya kain berserat yang cukup simpel dibawa kemana-mana. Bisa dilipat, disimpan rapi dan ditenteng jembreng juga tidak memalukan.

2. Beli Minuman Pakai Wadah Sendiri

Pict source: google
Pict source: google
Ini sih yang sampai sekarang masih agak ragu kalau mau bawa, padahal kalau biasa diterapkan ya hal ini bisa benar-benar mengurangi pemakaian plastik banget. Soalnya wadah-wadah minuman kebanyakan berasal dari plastik. Kalau kita pakai satu wadah kan jadi lebih berkurang penggunaannya. Jadi, kalau mau beli minuman usahakan sudah bawa tumbler sendiri. Berbahan stainless lebih bagus lagi.

3. Bawa Sendiri Sendok, Sumpit, dan Sedotan Stainless Saat Membeli Makan
Biasa, kalau berburu takjil atau lagi mencari hidangan buka puasa bersama biasanya nyari tempat yang praktis dan simpel. Kebanyakan mereka menyajikannya dengan wadan dan alat makan serba plastik.

Nah, daripada menimbun sampah plastik sekali pakai mending kita bawa alat makannya sendiri dong, seperti sendok stainless atau kayu, sumpit stainless atau kayu, dan sedotan stainless atau kayu. Selain higienis karena alat makannya kita cuci sendiri, pemakaian segalanya yang berbahan plastik juga semakin berkurang. Turut mendukung program pemerintah juga kan jadinya.

plasticfreehk.com
plasticfreehk.com
Jadi, mulai sekarang. Yuk, kurangi pemakaian plastik sekali pakai di dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi ini bulan puasa loh, selain membersihkan diri dan juga hati, membiasakan untuk hidup bersih bermanfa'at juga kan.

"Annadloofatu minal Imaan; Kebersihan adalah sebagaian dari iman"

Tabik,