Cory
Cory pelajar/mahasiswa

Hello, I'm Cory. Sang penjelajah. 25th. Pencipta mimpi tak terbatas. Seorang perempuan; yang ingin menjadi arsitek sebuah kehidupan yg "amazing"! Email: pramesticory@gmail.com | Blog: www.lifeascory.com

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Artikel Utama

Kisah Kasih Menjadi Seorang "Beauty Blogger"

17 Desember 2017   15:42 Diperbarui: 19 Desember 2017   04:32 2208 12 2
Kisah Kasih Menjadi Seorang "Beauty Blogger"
Foto: instagram.com/coryprmst

Siapa sangka, dua tahun terakhir ini dunia perbloggeran terutama di bidang beauty/kecantikan menjadi semakin populer di kalangan perempuan Indonesia termasuk saya. Dulu saya benci banget sama satu hal yang bernama "makeup", begitupun dengan perempuan yang always memakai makeup, saya cukup benci melihat mereka yang saban hari pamer bedak pamer gincu. Seolah tiada hal lain yang lebih bermanfaat untuk bisa dipamerkan dari dirinya. 

Bagi saya saat itu, seorang perempuan bisa dikatakan "cantik" bukan dilihat dari seberapa pandai seorang perempuan itu memakai makeup, tapi seberapa cakap ia memperjuangkan fungsi natiq; akal yang dipunya sejak ia dilahirkan. Ya, katakanlah cerdaslah ya. Saya begitu mengagumi mereka yang selalu menghasilkan karya dengan ide-ide cerdasnya, menjadi penulis/arsitek misalnya. Sehingga tak sedetik pun saya berfikir bahwa hal-hal yang berkenaan dengan beauty/makeup adalah salah satu hasil dari ide-ide cerdas yang baru.

Saya mengenal lebih jauh soal makeup semenjak tawaran menulis di blog, sebut saja paid promote melalui blog dengan cara me-review kelebihan dan kekurangan produk selama saya memakai produk tersebut di awal tahun 2017 silam. Saya mencoba memberikan opini jujur kepada pembaca setelah saya merasakan sendiri khasiat terbaiknya dari salah satu produk skin care  yang saya dapat secara gratis. Sehingga pembaca dan teman terdekat saya melontarkan pelbagai pujian yang membuat saya semakin penasaran dengan suatu hal yang bernama beauty and makeup.

Hei, sudah cintakah saya terhadap suatu hal yang dulunya benar-benar saya benci?

Mungkin, alibi sederhana yang bisa saya sampaikan kenapa dulu saya benci banget sama makeup. Yang pertama, mungkin karena warna kulit saya dulu dan sekarang sangatlah berbeda, anggap saja dulu tak berpigmentasi alias lebih terang/ putih bersih tapi sekarang jadi hyperpigmentasi. Sehingga dulu saya merasa bahwa membiarkan wajah dengan kondisi bare face(polosan aka no makeup) terkesan lebih menarik dibanding harus memakai makeup yang terlihat medok/pocong/ atau apalah itu. Ya, saya benci hal yang semacam dilebih-lebihkan (tidak natural) seperti itu.

Sekarang? Bukan hanya karena sindiran yang mematikan, atau diskriminasi fisik secara terang-terangan, tapi karena tuntutan profesi sebagai seorang blogger sejak tahun 2016 silam, saya harus merelakan ucapan maut saya bahwa "saya telah membenci makeup" menjadi "saya tak bisa hidup percaya diri tanpa makeup".Ya, entah hukum karma pasal berapa yang telah saya terima. 

Sebenar-benarnya, tujuan saya nge-blog adalah ingin berbagi informasi yang telah saya dapat selama saya hidup dan melakukan segala aktivitas di dunia ini. Entah itu menyoal gaya hidup, perjalanan, opini, beauty, techno dan lain sebagainya. Berhubung saat ini konten beautymenjadi konsumsi menarik di jaman yang serba "dikit-dikit foto, dikit-dikit upload", maka saya sendiri pun mau tidak mau harus terseret membagikan informasi seputar beauty. Ditambah lagi dengan adanya pengalaman hyperpigmentasiyang pernah saya alami selama beberapa tahun ini, saya jadi lebih semangat untuk mengisi konten yang dulu saya benci ini. Hmm, 

Beauty blogger juga manusia

Memberikan informasi secara cuma-cuma kepada pembaca era digital seperti saat ini sungguh membuat saya sedikit mual dan merasa pening kepala. Alih-alih diduga karena banyaknya konten hoaxyang sempat mejadi perbincangan sakral seluruh umat dunia maya, terkadang melunturkan nilai ketulusan si pemilik blog dalam menuliskan review dan opininya. Seolah-olah, apa yang kita sampaikan sebagai seorang blogger hanya sebatas paid promote (promosi berbayar) yang hanya membual soal kelebihan dan keseriusan nilai produk itu sendiri. Padahal, semaksimal mungkin kita memberikan informasi berdasarkan fakta dari apa yang telah kita rasakan lebih kurangnya. Kalau bagus ya bagus, kalau tidak ya tidak. Jadi bisakah kalian juga bijak dalam menilai suatu review?

Pemilik blog www.lifeascory.com
Pemilik blog www.lifeascory.com
Banyak teman lama saya yang bilang bahwa saya sudah berubah, saya bukan diri saya yang dulu lagi, saya sudah terlanjur mengikuti tren perempuan masa kini, yang modis, yang menarik, yang memakai makeup tebal-tebal, yang ikut acara beauty terus-terusan, yang begini yang begitu. So, aku kudu piye mas, mbak? Apakah saya harus menjadi orang kudet terus, ketinggalan zaman terus, dibegoin orang terus. 

Ah, sudahlah! Saya hanya ingin menjawab bahwa saya hanya mencoba menjadi perempuan yang memiliki cara berpikir secara terbuka. Mencari pengalaman sebanyak-banyaknya, menelaah mana yang lebih baik dan mana yang patut untuk dibagikan dan membawa pengaruh positif bagi orang lain. Jadi, kalau selama ini saya mulai menaruh foto-foto saya dengan makeup di feed instagram, facebook, atau sosial media yang lainnya, mohon dimaklumi. Karena saya juga manusia, yang memiliki akal dan kemauan.

Review produk hanya selama ada yang mau endorse/ paid promote

Singkirkan jauh-jauh pikiran salah kaprah menyoal beauty blogger yang hanya menulis konten ketika ada yang mau memberikan barang/produk secara gratis dan berbayar! Kita bukan website online shop, yang isinya cuma barang dagangan doang. Memang ada juga beberapa blogger yang memiliki karakter posting seperti itu, tapi tidak semua blogger matre

Ada kalanya kita rela beli produk mahal hanya karena ingin melihat si pembaca bahagia karena menemukan review produk yang luar biasa. Jadi jangan anggap semua blogger itu mengharapkan produk dulu baru mau review atau memberikan opini. Malah, kita pun tak jarang ikut kompetisi dulu, berkejar-kejaran dulu, menulis sebaik mungkin, supaya bisa mendapatkan suatu produk itu secara gratis atau cuma-cuma. Semuanya butuh kerja keras coyy! Bukan cuma haha hehe kegirangan dapat barang gratis terus BANGGA karena udah bisa DIENDORSE! NO GUYS! Itu tanggung jawab yang sangat luar biasa.

Bayangkan saja, ketika ada suatu perusahaan atau personal bisnis yang secara gratis memberikan produk kepada kita tapi ternyata dari kitanya tidak memberikan dampak/ efek penjualan yang luar biasa kepada mereka. Bukankah kita seperti mereka yang suka makan gaji buta? Bukankan seperti orang yang tak bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan perusahaan tersebut. Kalau saya sih mikir sejauh itu. Jadi, tidak gampang buat jadi blogger yang mempromosikan suatu barang atau jasa dari perusahaan yang sudah mempercayainya. Termasuk produk-produk kecantikan. 

Seperti yang kita ketahui, bahwa produk kecantikan saat ini sudah banyak bertebaran di mana-mana. Perusahaan besar maupun personal sudah berbondong-bondong mengeluarkan produk terbaiknya, sesuai dengan apa yang dibutuhkan perempuan masa kini. Ingin bisa tampil cantik ala selebritis idola dan artis-artis ternama di seluruh dunia. Peluang seperti ini bisa dipakai para beauty blogger untuk memberikan review terbaiknya tentang produk kecantikan yang pernah dikonsumsinya.

Jadi jangan salahkan saya kalau saya tampil dengan makeup yang tebal atau menor. Karena profesi saya sebagai beauty blogger tak lain tak bukan adalah meyakinkan netizen/ pembaca bahwa produk yang telah saya review dan berikan opini adalah benar adanya, saya juga mengonsumsinya dan saya juga merasakan khasiatnya.

Bersyukur bisa diundang launching produk baru dan dapat produknya secara percuma

Jujur, saya bahagia luar biasa ketika diundang untuk turut serta meramaikan acara launching produk baru, terlebih produk kecantikan. Saya bersyukur bisa ketemu mereka, para beauty blogger lainnya. Saya senang bisa sharing session bareng mereka. Terlebih untuk menemukan solusi bagaimana saya bisa menetralisir racun yang sudah membuat kulit saya menjadi hyperpigmentasi sampai saat ini.

Bantu promote akun ol shop @kirei_makeupshop
Bantu promote akun ol shop @kirei_makeupshop
Senang ya bisa dapat produk baru gratis? Of course, dapat kesempatan yang orang lain tak bisa dapatkan merupakan suatu hal yang sangat luar biasa bagi saya. Apalagi saya juga bisa merasakan khasiat dan bantu promosikan produk baru mereka.I say, alhamdullillah sangat-sangat. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2