Mohon tunggu...
Masykur A. Baddal
Masykur A. Baddal Mohon Tunggu... Wiraswasta - Blogger dan Vlogger

.:: Berbagi untuk kemajuan bersama, demi kemajuan bangsa ::....\r\n\r\nApapun kegiatan anda ini solusinya : https://umatpay.com

Selanjutnya

Tutup

Sosok Pilihan

Anies Baswedan, Harapan Masa Depan Demokrasi di Indonesia?

26 Mei 2023   08:10 Diperbarui: 26 Mei 2023   11:51 209
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Anies Baswedan mantan Gubernur DKI Jakarta. (kompas.com)

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Economist Intelligence Unit (EIU), Indeks Demokrasi Indonesia saat ini berada pada skor 6.71, dengan kata lain tergolong sebagai Demokrasi Cacat (flawed democracy). Ranking global Indonesia pada indeks demokrasi ini pun turun, dari sebelumnya ranking 52, menjadi ranking 54 pada tahun 2022, yaitu dibawah negara Colombia dan Filipina. Hal ini tentu saja sangat mengkhawatirkan kehidupan berdemokrasi di bumi nusantara.

Indonesia, sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia dan sistem politik demokrasi yang relatif baru, selalu mencari pemimpin yang dapat menjadi harapan bagi kemajuan demokrasi. Salah satu figur yang saat ini muncul sebagai harapan baru bagi Indonesia adalah Anies Baswedan, yaitu mantan Gubernur DKI Jakarta dan Calon Presiden RI Tahun 2024. Anies Baswedan memiliki visi dan kualitas kepemimpinan yang membuatnya dianggap sebagai harapan bagi kemajuan demokrasi di Indonesia.

Anies Baswedan, adalah seorang intelektual yang berlatar belakang pendidikan yang kuat, dia adalah lulusan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan University of Maryland, Amerika Serikat.

Pendidikan yang diperolehnya di luar negeri, memberinya wawasan yang luas dan pemahaman yang mendalam tentang prinsip-prinsip demokrasi dan tata kelola yang baik. Hal ini tercermin dalam kebijakan-kebijakan yang ia usung selama menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Salah satu pijakan dasar demokrasi adalah partisipasi publik yang aktif dan inklusif. Anies Baswedan mendorong partisipasi publik melalui program, Jakarta Smart City dan Jakarta Kota Kolaborasi yang bertujuan untuk mendorong transparansi dan melibatkan warga dalam pengambilan keputusan publik.

Ia memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk membuka kanal komunikasi yang lebih luas antara pemerintah dan masyarakat. Dengan cara tersebut, warga Jakarta dapat secara langsung berkontribusi dalam pembangunan kota mereka.

Selain itu, Anies Baswedan juga menunjukkan komitmen kuat terhadap prinsip-prinsip demokrasi, dengan menggalang kerjasama dengan berbagai stakeholder dalam mengatasi berbagai masalah sosial. Ia membangun kemitraan dengan lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha, dan komunitas lokal untuk merumuskan solusi yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui pendekatan kolaboratif ini, Anies Baswedan mengedepankan partisipasi dan menghormati hak-hak masyarakat dalam pengambilan keputusan.

Selain itu, Anies Baswedan juga memiliki kepekaan terhadap isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Ia berkomitmen untuk memperjuangkan kesetaraan dan keadilan bagi semua warga, termasuk kelompok-kelompok yang rentan dan terpinggirkan.

Anies Baswedan, memiliki kepedulian yang kuat terhadap isu-isu lingkungan, kesetaraan gender, dan hak-hak minoritas. Hal ini tercermin dalam berbagai kebijakan dan program yang ia implementasikan saat memimpin DKI Jakarta, seperti program pengurangan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, dan perlindungan lingkungan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosok Selengkapnya
Lihat Sosok Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun