Mohon tunggu...
citra  widya
citra widya Mohon Tunggu... mahasiswa

citra widya ningsih

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Perlukah Anak Masuk Play Group?

10 November 2019   22:10 Diperbarui: 10 November 2019   22:10 0 1 0 Mohon Tunggu...

Pernakah kalian melihat anak-anak kecil sudah memakai seragam dan membawa tas saat pagi hari? Atau seorang anak kecil yang disekolahkan dari pagi hingga siang hari? Ya, fenomena sekolah anak usia dini atau Play Group, akhir-akhir ini menjamur di berbagai daerah di Indonesia baik itu perkotaan atau pedesaan. Namun, apakah anak usia dini sudah siap untuk menerima pendidikan formal di bangku sekolah?

1. Sebenarnya, Apa Itu Play Group?

Menurut Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, Play Group adalah sebuah lembaga pendidikan yang memberikan jasa pendidikan bagi anak berusia 3-4 tahun di Indonesia. Cukup dini, bukan? Lalu, mengapa orang tua banyak yang menginginkan anaknya masuk ke Play Group? Terlepas dari itu semua, ternyata, Play Group mempunyai beberapa dampak positif bagi anak-anak. Diantaranya adalah Perkembangan bahasa, potensi dan pengalaman sosial:

1. Play Group dapat membuat anak menjadi lebih pandai berbahasa. Menurut penelitian mengatakan bahwa semakin intensif lingkungan memberikan stimulus maka semakin pesat perkembangan bahasa anak prasekolah bila dibandingkan dengan perkembangan yang terjadi secara alamiah. Hal ini dikarenakan pada dasarnya, potensi untuk berbahasa itu sudah ada dalam diri manusia, namun tanpa adanya interaksi sosial atau stimulus dari lingkungan maka manusia tidak akan dapat mengembangkan potensi berbahasa yang telah dimilikinya tersebut. Stimulus-stimulus dari lingkungan akan ditangkap oleh panca indera kemudian terjadi proses pemerolehan bahasa, Selain itu, kemampuan bahasa sangat drastis meningkat pada usia 3-4 tahun, karena pembendaharaan kata anak akan bertambah dari 50-100 kata sampai 200 lebih dan 2100 kata pada akhir tahun ke lima.

2.  Play Group dapat mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki anak. Contohnya adalah perkembangan kemampuan motorik dan juga ketangkasan yang lebih baik dibandingkan anak yang tidak masuk Play Group. Play Group memberikan lingkungan perkembangan yang kaya akan stimulasi, salah satunya terdapat alat permainan edukatif yang dapat mengoptimalkan perkembangan anak. Pembelajaran pada Play Group juga akan difokuskan pada perkembangan otak kanan.

3. Play Group juga akan memberikan pengalaman sosial di bawah bimbingan para guru yang terlatih. Guru akan membantu mengembangkan hubungan yang menyenangkan dan berusaha agar anak-anak tidak mendapatkan perlakuan yang mungkin menyebabkan mereka menghindari hubungan sosial jika berada di lingkungan luar.  Anak yang mengikuti Play Group sebelum memasuki TK akan melakukan penyesuaian yang lebih baik dibandingkan dengan anak-anak yang tidak mengikuti. Mereka berpartisipasi secara lebih baik untuk melakukan partisipasi yang aktif dalam kelompok dibandingkan dengan anak-anak yang aktivitas sosialnya terbatas dengan anggota keluarga dan anak-anak dari lingkungan tetangga terdekat.

Pendidikan di Play Group dapat mempengaruhi perkembangan emosional anak, karena semakin sempit area sosialisasi anak maka akan sangat rentan anak mengalami permasalahan emosi. Dengan mengenalkan dunia luar sejak dini (selain keluarga inti) anak bisa mengenal dan mempelajari bagaimana cara bersosialisasi dengan temannya, yang membutuhkan suatu pengaturan emosi yang sangat baik agar bisa diterima oleh anak lain yang akan berdampak baik untuk melakukan penyesuaian diri dengan berbagai kondisi lingkunga.

Namun terlepas dari banyaknya manfaat dari play group bukan berarti semua anak usia dini wajib untuk masuk ke play group. Karena selama orang tua mampu menjaga dan menstimulasi anak dengan baik maka hal itu juga akan menjadikan anak mendapatkan pengalaman yang sama dengan di play group.

Jika memang mengharuskan anak masuk keplay group itu juga harus sesuai dengan usia anaknya. Jangan telalu memaksakan anak untuk sekolah terlalu dini. Menurut banyak penelitian anak yang terlalu muda bersekolah, anak mampu mengikuti pelajaran yang harus di pahami tapi seringkali memiliki masalah dalam perkembangan emosi dan sosialnya kelak. Sebenarnya, Play Group akan berjalan sesuai jika orang tua tidak lepas tangan terhadap perkembangan anak. Jika orang tua memasukkan anak ke Play Group dan mendidik anak dengan baik, maka anak akan menjadi anak yang unggul karena didukung oleh dua lingkungan yang mendukung proses pembelajaran anak yang tentunya harus dengan memperhatikan mental anak.