Mohon tunggu...
Christie Stephanie Kalangie
Christie Stephanie Kalangie Mohon Tunggu... Akuntan - Through write, I speak.

Berdarah Manado-Ambon, Lahir di Kota Makassar, Merantau ke Pulau Jawa.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

"Can You Shut Up, Man?"

3 Oktober 2020   15:35 Diperbarui: 4 Oktober 2020   10:30 335
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar Ilustrasi Donald Trump dan Joe Biden saat debat capres pertama. Sumber: 10goneviral.com 

Hal yang sering terjadi ketika pembicaraanmu dipotong oleh orang lain adalah, kamu juga terbawa suasana dan malah saling memotong pembiacaraan. 

Pastikan kamu tetap fokus dengan poin-poin yang ingin kamu sampaikan dan jangan sampai terbawa emosi karena pembicaraanmu dipotong. 

Hindari hal tersebut karena tentunya tidak etis, dan juga akan sangat menggannggu pendengar/penonton lainnya. 

Mengganti kalimat, "can you shut up, man?" 

Kalau lawan bicaramu sudah tidak bisa dikendalikan lagi, kamu bisa menggunakan kalimat "Hei, dengar saya bicara dulu sampai selesai, ya. Jangan menyela, nanti kamu juga akan punya waktu untuk menyampaikan pendapatmu." 

Gunakan bahasa tubuh/body language 

Gunakan tanganmu untuk bilang "biarkan saya menyelesaikan apa yang telah saya mulai". 

Kalau masih disela juga, kamu dapat mengalihkan pandanganmu ke tempat lain untuk memberi kesan bahwa kamu telah muak dengan tindakannya. 

Tinggalkan 

Ya, tidak ada alasan lagi untuk tetap mempertahankan keadaan tidak produktif tersebut, dimana kamu tetap berusaha menyampaikan pendapatmu namun terus dipotong oleh lawan bicara. 

Source Photo: newshub.co.nz
Source Photo: newshub.co.nz

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun