Mohon tunggu...
Chaerul Sabara
Chaerul Sabara Mohon Tunggu... Pegawai Negeri Sipil

Suka nulis suka-suka____

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Kalah dari Cadiz, Ada Apa dengan Barcelona?

6 Desember 2020   08:43 Diperbarui: 6 Desember 2020   08:44 141 53 5 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kalah dari Cadiz, Ada Apa dengan Barcelona?
Foto: AP Photo/ via Bola.net

Entah apa yang terjadi pada Barcelona, inkonsistensi penampilan Lionel Messi dan kawan-kawan mewarnai perjalanan mereka di pentas Laliga musim 2020-2021, memasuki pekan ke 12 Barcelona masih terdampar di posisi ke 7 klasemen sementara dengan koleksi poin 14, dari sepuluh laga El Barca mencatat empat kali menang, dua kali seri dan empat kali kalah, setelah mencatatkan hasil menggembirakan pekan lalu serta dilanjutkan dengan penampilan apik di liga Champions, Barcelona kembali menunjukkan inkonsistensi saat berhadapan dengan tim promosi Cadiz, di Stadion Ramon de Carranza.

Dikutip dari Opta Jose, statistik pertemuan El Barca melawan Cadiz dalam enam pertandingan terakhir di Liga Spanyol, Barcelona selalu memenangkan laga.

Jalannya Pertandingan
Babak I

Menguasai jalannya pertandingan Barcelona dibuat kaget dengan gol cepat Cadiz saat pertandingan baru memasuki menit ke-8. Berawal dari sebuah sepak pojok, bola yang melambung di petak penalti berusaha dihalau oleh pemain bernomor punggung 28, Oscar Mingueza namun sundulannya malah mengarah ke gawang sendiri, meski berhasil ditepis oleh Ter Stegen tapi bola malah jatuh dekat Alvaro Gimenez, yang langsung memanfaatkan bola tepisan Ter Stegen dengan melepaskan sepakan kaki kiri yang berhasil merobek jala Barcelona, meski wasit sempat meninjau gol ini melalui VAR, karena Gimenez dianggap berada dalam posisi offside saat umpan dilepaskan, namun akhirnya gol ini dinyatakan sah karena posisi Gimenez masih di belakang bek Barcelona. Cadiz unggul 1-0.

Barcelona mendapatkan peluang untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-16 melalui kaki Martin Braithwaite, namun sayangnya sepakan kaki kanannya dari dalam petak penalti Cadiz masih mampu diblok dengan kaki oleh penjaga gawang Jeremias Ledesma.

Sepuluh menit berselang Barcelona mendapatkan peluang untuk kembali menyamakan kedudukan. Dari sebuah skema tendangan bebas yang dieksekusi sang kapten Lionel Messi, tapi kiper Ledesma berhasil memblok tendangan bebas tersebut.

Jelang babak pertama usai, Barcelona menciptakan peluang mencetak gol melalui skema sepak pojok yang diambil oleh Messi. Messi mengarahkan bola langsung ke gawang yang dengan susah payah dihalau kiper Cadiz, Jeremias Ledesma. Tidak ada tambahan gol yang tercipta dari kedua tim hingga turun minum. Cadiz masih unggul 1-0.

Babak II

Memasuki babak kedua, Barca mencoba mengatasi ketertinggalan dengan melakukan pergantian pemain Mingueza dan Coutinho ditarik keluar, Koeman memasukkan Pedri dan Dembele.

Lima menit babak kedua berjalan, Lionel Messi melakukan percobaan dengan tendangan kaki kirinya dari luar kotak penalti akan tetapi, bola yang mengarah ke gawang itu masih bisa diamankan oleh Ledesma.

Pada menit ke-58, upaya Barca untuk menyamakan kedudukan membawa hasil, setelah umpan dengan tendangan kaki kiri yang dilepaskan oleh Jordi Alba mengenai Pedro Acala yang mendefleksi bola hingga merobek jala sendiri. Gol pun tak dapat terhindarkan dan skor menjadi 1-1.

Namun, skor imbang 1-1 tidak bertahan lama. Pada menit ke-63, Cadiz menambah gol mereka setelah memanfaatkan kesalahan koordinasi Clement Lenglet dan Ter Stegen saat menerima bola lemparan ke dalam Jordi Alba yang justru membuat Alvaro Negredo, pemain pengganti yang baru dimasukkan pada menit ke-62 menggantikan Alvaro Gimenez ini sukses merebut bola sebelum sampai ke kaki Ter Stegen, yang membuatnya dengan mudah melepaskan tembakan kaki kiri untuk membobol gawang Ter Stegen. 2-1 tuan rumah unggul.

Barcelona terus berupaya mengejar ketinggalannya, Sergino Dest memperoleh peluang terbaik membuat skor menjadi imbang pada menit ke-72 setelah dia berhasil lolos memasuki area penalti Cadiz, sayangnya sepakan kaki kiri yang dilepaskannya dari jarak yang sangat dekat dengan mulut gawang justru melebar ke sisi kanan gawang yang dikawal oleh Jeremias Ledesma.

Pada menit ke-77 Barcelona kembali melakukan pergantian pemain, Sergio Dest ditarik keluar digantikan Trincao, demikian juga Busquets yang bermain dibawah standar ditarik keluar dan digantikan dengan Miralem Pjanic. Namun di menit ke-82 justru Cadiz kembali mendapatkan peluang menambah gol, Ivan Alejo, yang baru dimasukkan pada menit ke-79, berhasil lolos dan melepaskan sepakan kaki kanan dari dalam kotak penalti, beruntung bola masih bisa diblok oleh Ter Stegen. Demikian pula peluang dari sebuah serangan balik Cadiz, Bobby Adikanye nyaris membobol gawang Ter Stegen, sayangnya sepakan kaki kirinya melebar ke sisi kanan gawang.

Pada menit ke-88, giliran Barca yang mengancam gawang Cadiz lewat Antoine Griezmann, tapi lagi-lagi Dewi Fortuna tidak mau berpihak pada Barcelona, sepakan kaki kanan Griezmann masih bisa diblok oleh Ledesma.

Hingga wasit Cesar Soto yang memimpin jalannya pertandingan meniup peluit Akhir. Cadiz berhasil mempertahankan keunggulannya atas Barca, skor 2-1 menjadi penanda akhir pertandingan.

Secara statistik, Barcelona sebenarnya tampil sangat mendominasi dengan penguasaan bola mencapai 82 persen. Dari segi peluang, skuad yang baru diasuh oleh Ronald Koeman ini bahkan memiliki 21 peluang dengan 8 di antaranya mengarah tepat sasaran. Sedang Cadiz hanya mempunyai 7 peluang dengan 3 yang mengarah ke gawang.

Dalam laga ini ada satu rekor yang bisa dicatatkan oleh Lionel Messi, seperti diketahui, Messi sudah mencetak gol ke gawang 37 tim berbeda di Liga Spanyol, dan Cadiz akan menjadi tim yang ke-38, namun sayang itu tidak bisa terjadi.

Barcelona seperti tampil di bawah form mereka, Busquets, Alba, Lenglet, Coutinho Griezmann dan juga Messi bermain jauh di bawah kelas mereka. Di sisi lain Cadiz yang bermain bertahan sukses menunjukkan kelasnya sebagai pembunuh raksasa, sebagai tim promosi Cadiz berhasil menang di kandang Madrid dan kini mempecundangi Barcelona.

Susunan pemain Cadiz :

Cadiz (4-4-2): 1-Jeremias Ledesma; 20-Isaac Cercelen, 3-Fali, 4-Marcos Mauro (19-Pedro Acala 31'), 22-Alfonso Espino; 10-Alberto Perea (32-Bobby Adikanye 79'), 2-Jens Jonsson (17-Augusto Fernandes 79' ), 12-Yann Bodiger, 25-Jairo (14-Ivan Alejo 80'); 8-Alex Fernandez, 21-Alvaro Gimenez (18-Alvaro Negredo 62')

Pelatih: Alvaro Cervera

Barcelona (4-2-3-1): 1-Marc-Andre ter Stegen; 2-Sergino Dest (17-Francisco Trincao 77'), 28-Oscar Mingueza (16-Pedri 46'), 15-Clement Lenglet, 18-Jordi Alba; 21-Frenkie de Jong, 5-Sergio Busquets (8-Miralem Pjanic 77');  10- Lionel Messi, 7-Antoine Griezmann, 14-Philippe Coutinho (11-Ousmane Dembele 46'); 9-Martin Braithwaite.

Pelatih: Ronald Koeman

Wasit: Cesar Soto

VIDEO PILIHAN