Politik

Indonesia dan Ideologi Pancasila

14 November 2017   20:58 Diperbarui: 14 November 2017   21:02 186 0 0

Ideologi merupakan suatu ide atau gagasan. Menurut KUBI ideologi adalah himpunan nilai, ide, norma, kepercayaan, keyakinan yang dimiliki dan problem politik yang dihadapi oleh seseorang atau sekelompok orang yang menjadi dasar dalam menentukan sikap terhadap kejadian dan problem politik yang dihadapi.

Pada dasarnya ada dua jenis ideologi yaitu ideologi terbuka dan ideologi tertutup. Ideologi terbuka adalah ideologi terbuka merupakan ideologi yang merupakan cita-cita dari banyak orang bukan dari satu atau sebagian kelompok saja dan ideologi ini tidak berdasarkan paksaan melainkan tanggung jawab setiap pribadi. Sedangkan ideologi tertutup adalah ideologi yang bertolak belakang dengan ideologi terbuka ideologi ini merupakan cita-cita sekelompok orang saja, dipaksakan, bersifat totaliter, pluralisme pandangan dan kebudayaan serta hak asasi ditiadakan.

Bangsa kita indonesia menganut ideologi pancasila sejak kemerdekaan. Dimana ideologi pancasila adalah ideologi terbuka yang dipilih oleh para pendiri bangsa untuk menjadi ide atau gagasan untuk bangsa Indonesia. Tetapi apakah ideologi pancasila yang berasal dari pendiri bangsa sudah cocok dengan bangsa kita ataukah ideologi ini harus diperbaiki lagi? Jadi mari kita lihat ideologi ideologi lain untuk membandingkannya.

Komunisme, Komunis merupakan salah satu ideologi besar yang digunakan oleh beberapa negara di dunia ini. awal ajarannya berasal dari tokoh karl marx dan friederich engels dimana fokus utama tujuan dari ideology ini adalah untuk memperjuangkan hak semua kelas sosial yang ada di dalam masyarakat menjadi kelas sosial yang sama tanpa adanya perbedaan. Tetapi kelemahan dari komunis terletak pada banyaknya hal yang dikuasai oleh negara hingga akhirnya rakyat hanya memiliki atau bahkan tidak memiliki kebebasan untuk memiliki barang atau hal-hal lain.

Kapitalisme, Ideologi kapitalisme banyak digunakan oleh berbagai negara di dunia hingga saat ini. inti dari paham ini adalah adanya capital atau modal yang dikuasai oleh pihak swasta dimana negara tidak memiliki kekuasaan atas terjadinya sistem ekonomi dan hanya berperan sebagai pengawas saja. para pengusaha ini memiliki tujuan yang jelas yaitu mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dengan pengorbanan yang seminimal mungkin. Kelemahan dari ideologi ini terletak pada terlalu banyaknya kekuasaan yang diberikan kepada swasta sehingga yang kaya semakin kaya dan yang miskin tetap miskin.

Anarkisme, Ideologi lainnya yang pernah ada di dunia adalah paham anarkisme. Anarkisme merupakan sebuah tatanan politik dimana dianjurkan tidak perlu adanya negara dan merupakan sebuah tindakan sukarela yang mengatur dirinya sendiri. Namun ada beberapa orang yang mendefinisikan sebagai suatu tatanan tanpa adanya hierarki di dalamnya sehingga semuanya dianggap sama. Menurut paham anarkisme, negara merupakan sesuatu yang tidak dibutuhkan dan dapat menjadikan gangguan.

Liberalisme, liberal berarti bebas. Para penganut liberalisme ini percaya bahwa untuk menciptakan tatanan dunia yang bagus dan maju harus didasarkan pada kebebasan baik kebebasan dalam pandangan politik bahkan agama sehingga sering terjadinya penyebab tawuran.

Sosialisme, Ideologi sosialis memiliki prinsip yang hampir sama dengan ideologi komunis dimana mengutamakan kepemilikan segala sesuatu secara bersama tidak ada yang namanya hak kepemilikan individu. Istilah sosialisme ini muncul pada abad ke 19 di perancis dan kemudian pengaruhnya menyebar ke berbagai kalangan di dunia.

Konservatisme, Paham ini lebih memusatkan pada nilai-nilai ajaran kuno atau tradisional dan menentang keras dengan adanya modernisasi dan globalisasi. Karena adanya perbedaan niliai disetiap negara maka tujuan dari paham konservtaif juga berbeda sesuai dengan budayanya masing-masing.

Komunitarianisme, Ideologi komunitarianisme merupakan paham komunis gaya baru atau dalam versi modern. Paham utamanya tetap sama dengan komunis klasik yaitu menentang adanya paham kapitalis dan liberalis. Namun paham ini tidak sebagaimana komunis klasik tapi telah mengalami banyak perubahan dalam pemikirannya.

Libertanianisme, Pada paham ideologi libertanianisme warga negaranya sangat menjunjung tinggi adanya kebebasan terutama dalam kebebasan individu. Proses pemilihan dilakukan secara utuh pada tiap individu dan negara tidak berhak adanya pengaturan terhadap masyarakat.

Fasisme, Fasisme merupakan salah satu ideology yang sangat keras karena mereka ingin mengatur segala aspek kehidupannya mulai dari politik, budaya, ekonomi dan hal lainnya di negara tersebut. Pada paham ini mereka berusaha untuk membentuk partai tunggal di dalam negara sehingga partai inilah yang akan mengatur berjalannya negara.

 Seperti yang bisa dilihat dari beberapa ideologi diatas setiap ideologi memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing. Dan ideologi pancasila sendiri dasarnya adalah gabungan dari beberapa ideologi untuk mencapai hasil yang lebih baik. Oleh karena itu apakah ideologi pancasila sudah menjadi ideologi yang cocok dengan bangsa indonesia ataukah ideologi pancasila masih perlu banyak perbaikan?