Christie Damayanti
Christie Damayanti Arsitek

Just a stroke survivor & cancer survivor, architect, 'urban and city planner', author, traveller, motivator, philatelist, also as Jesus's belonging. http://christiesuharto.com http://www.youtube.com/christievalentino http://charity.christiesuharto.com

Selanjutnya

Tutup

Travel Artikel Utama

Ikebukuro di Toshima Tokyo, Metropolitan dengan Fasilitas Pejalan Kaki

10 Mei 2019   20:38 Diperbarui: 11 Mei 2019   20:01 478 8 3
Ikebukuro di Toshima Tokyo, Metropolitan dengan Fasilitas Pejalan Kaki
        Sebuah pedestrian tanpa kendaraan di Ikebukuro. Besar, rata, nyaman, dan ramah disabilitas

By Christie Damayanti

Setelah makan bersama burung-burung itu di Ikebukuro Nishiuchi Park, mulailah aku berjalan menuju pusat kota. Tetapi, mendung tetap begayut tebal dan aku tidak membawa payung. Sehingga, aku tidak terlalu jauh dari Stasiun Ikebukuro.

Hari itu adalah hari kerja. Ketika jam makan siang, cukup ramai dengan para pekerja Tokyo untuk mencari makan. Ada yang di restoran besar atau cafe, ada juga pekerja yang membawa makanan dari rumah dan mereka makan di taman, seperti tempat aku makan siang tadi.

Jam 1 siang, mereka dengan disiplin kembali ke kantornya masing-masing untuk mulai bekerja lagi, sampai jam pulang kantor tiba.

Jam 2 siang, Ikebukuro di hari kerja tampak ramai dengan wisatawan. Baik lokal atau asing, termasuk aku sebagai wisatawan asing. Dan, berjalan-jalan di Ikebukuro sama saja dengan berjalan di distrik-distrik ramai lannya di seluruh Metropolitan Tokyo.

Ikebukuro adalah sebuah distrik komersial dan pusat hiburan yang ramai, dan terletak di Toshima Tokyo Metropolitan.

Ikebukuro juga merupakan sebuah distrik dan sebuah "rumah" dari imigran-imigran China yang datang pada tahun 1996. Walau distrik ini menjadi rumah bagi imigran China, tetapi tidak sebesar dan tidak seramai di China Town Yokohama.

Ikebukuro pun merupakan salah satu distrik sebagai pusat manga dan animee dan novel-novel ringan Jepang. Ikebukuro sangat diminati oleh anak-anak muda dunia, karena kota ini merupakan latar dari cerita-cerita manga dan animee serta latar dari serial drama TV "Ikebukuro West Gate Park".

Daaannn, Ikebukuro adalah judul lagu dalam album Brian Eno "The Shutov Assembly", Wikipedia.

***

Untukku, Ikebukuro bukan menjadi destinasiku jika di Tokyo. Selain karena distrik ini sangat jauh dari tempat tinggalku di Funabashi Hoten di Chiba, bahkan lebih jauh dari Shinjuku dan Shibuya. Sekitar 1,5 jam dari tempat tinggalku naik kereta. Mahal, lagi! Sekitar 570 Yen.

Ikebukuro juga sangat ramai, seperti di Shinjuku dan atau Shibuya. Agak kurang nyaman jika berjalan-jalan di kerumunan orang yang sibuk dengan gadgetnya, sambil berjalan bahkan berlari mengejar kereta .....

Di semua distrik besar, zebracross sangat lebar, sekitar 2 meter. Walau jalanan sepi, warga kota tetap disiplin untuk tidak menyeberang, sebelum lampu hijau untuk pedestrian, menyala ..... | Dokumentasi pribadi
Di semua distrik besar, zebracross sangat lebar, sekitar 2 meter. Walau jalanan sepi, warga kota tetap disiplin untuk tidak menyeberang, sebelum lampu hijau untuk pedestrian, menyala ..... | Dokumentasi pribadi
Jalanan di Ikeburo

Pada kenyataannya, jalanan di semua distrik, khususnya di Tokyo, adalah sama yitu, besar, bersih, pedestrian oke banget dan ramah disabilitas. Pemerintah Jepang, benar-benar serius untuk kepedulian, termasuk kepedulian untuk disabilitas. Yang mana, disabilitas itu bukan hanya orang yang cacat saja tetapi orang tua adalah juga disabilitas.

Ikebukuro, pejalan kaki dan kedisiplinannya | Dokumentasi pribadi
Ikebukuro, pejalan kaki dan kedisiplinannya | Dokumentasi pribadi
Jepang pun mempunyai masalah yang sangat serius yang berhubungan dengan kesenjangan penduduk. Dimana, Jepang mengalami defisit penduduk, dan orang tua di Jepang mendominasi Negara tersebut.

Lihat artikelku, Kesunyian Jepang dengan Canda Tawa Anak-Anak

Distrik Ikebukuro memang ramai, seramai distrik Shibuta atau distrik Shinjuku. Ikebukuro sendiri memiliki semua pusat perbelanjaan dan hiburan. Jalanan dipagari dengan permainan video game multi-level dan teater film, berada di setiap sudut kota. Seperti Akihabara .....

Dokumentasi pribadi
Dokumentasi pribadi
 

Di setiap sudut kota di Jepang, tanpa ada sampah sedikitpun, rapih dan bersih, walau tempat sampah sangat sedikit ..... | Dokumentasi pribadi
Di setiap sudut kota di Jepang, tanpa ada sampah sedikitpun, rapih dan bersih, walau tempat sampah sangat sedikit ..... | Dokumentasi pribadi
Lihat artikelku, Di Jepang, "Kebersihan Tanpa Tempat Sampah!"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2