Mohon tunggu...
Reinhard Hutabarat
Reinhard Hutabarat Mohon Tunggu... Wiraswasta - Penikmat kata dan rasa...

Menulis untuk senang-senang...

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Ketika Saya Merasa Takut...

2 November 2021   12:40 Diperbarui: 2 November 2021   12:58 335 59 22
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Tip untuk meningkatkan viewers, sumber : wp.followersindo.com

Sejak kemarin saya merasa takut. Takut? kenapa takut? Takut sama hantu, gendoruwo, kuntilanak atau suster ngesot?

Bukan sodara-sodara. Saya ketakutan ketika melihat artikel saya teranyar, "Menikmati Chelsea Made in Lampard."

Awalnya Mimin mengganjar artikel itu dengan "PILIHAN." Wajar karena penulisnya berstatus "Centang Biru." Selama tak berbuat "asusila," maka artikel yang dibuat oleh penulis Centang Biru akan selalunya auto Pilihan.

Tak berapa lama kemudian, Mimin memeringkat artikel tersebut dengan ARTIKEL UTAMA." Terasa wajar juga karena sejak dulupun artikel sepak bola yang saya tulis sering diganjar dengan AU (Artikel Utama) Namun bagi saya tetaplah istimewa karena beberapa waktu belakangan ini artikel saya jarang diganjar AU.

Akan tetapi saya tidak perlu tersipu malu, karena para senior seperti Pak Tjipta, Pak Katedrarajawen, Engkong Felix dan Om Peb juga jarang mendapat AU. Jangan tanya juga kepada Mas Susy Haryawan dan Mbah Peyang, kapan mereka ini mendapat label AU dari Mimin, wkwkwk

Akan tetapi sodara-sodara, saya sangat terkedjoet kala melihat jumlah viewersnya. Terakhir saya menatapnya, jumlahnya 20.000. Sangat tidak masuk di akal! Jumlah itu terlalu banyak untuk penulis katrok seperti saya, ataupun untuk artikel sepak bola dalam kondisi biasa saja.

Sependek pengetahuan saya selama menulis di Kompasiana, paling banter viewers artikel saya itu berkisar delapan ribuan saja. Itupun dengan topik yang lagi trending saat itu yakni pembebasan sandera ABK di Mindanao.

Memang dulu saya pernah menulis cerpen dengan viewers mencapai 62.006 yang saya posting 28 Februari 2019 lalu. Akan tetapi kala itu saya memakai nama pena, dengan akun lain. 

Waktu itu saya anggap hanya sebuah "kecelakaan" saja karena dengan akun itu teman saya juga terbatas. Apalagi tulisan itu juga tidak mendapat label Pilihan dari admin.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan