Mohon tunggu...
Charrisa Septichia
Charrisa Septichia Mohon Tunggu... Mahasiswa - sedang melangsungkan studi ilmu komunikasi di Universitas Muhammadiyah Jakarta

Nama: Charrisa Septichia Kirani NPM: 20200110400075 Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Perbedaan Iklan Gofood Sebelum dan Sesudah Adanya Pandemi Covid-19

26 Juli 2021   22:09 Diperbarui: 26 Juli 2021   22:47 273 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ruang Kelas. Sumber Ilustrasi: PAXELS

Nama: Charrisa Septichia Kirani 

NPM: 20200110400075

Prodi Ilmu Komunikasi 

FISIP, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Adanya pandemi yang melanda dunia saat ini tentu membuat seluruh aspek harus berubah mengikuti keadaan. Dikeluarkannya juga kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat para pengusaha makanan baik restoran maupun pedagang kecil harus berfikir lebih keras untuk bisa terus melanjutkan usahanya. 

Walaupun terdapat kebijakan yang menyuruh untuk tetap berada di rumah dan membatasi kegiatan di luar tentu bukan menjadi halangan bagi Gojek selaku layanan transportasi online. Gojek terus berinovasi dengan lebih memperkenalkan layanan gofood mereka melalui iklan-iklan yang kreatif.

Analisis iklan sebelum adanya pandemi Covid-19

Dalam iklan ini, gojek menggunakan media yang bersifat massa (above the line) yaitu melalui strategi iklan digital advertising dengan memasang iklan di platform youtube dengan durasi yang singkat. Menggunakan pendekatan secara slice of life karena menampilkan masalah yang sering dihadapi dalam kehidupan nyata, menggunakan pendekatan secara problem solution karena iklan yang ditampilkan bertujuan untuk menjadi sebuah solusi dari masalah yang sedang dihadapi seperti sudah waktunya berbuka puasa namun tetap harus bekerja dengan teman-teman di kantor. Pendekatan lain yang digunakan ialah pendekatan Straight Forward dan Humor yaitu inti iklan disampaikan secara langsung dan singkat dengan menggunakan unsur humor berupa latar musik yang dinyanyikan oleh sekelompok grup qasidah.

Analisis iklan sesudah adanya pandemi Covid-19

Kali ini iklan yang dibuat gojek agak sedikit berbeda dengan sebelumnya. Iklan ini tetap menggunakan media yang bersifat massa (above the line) dan menggunakan strategi iklan digital advertising. Agar dapat dilihat oleh massa, gojek memasang iklan tersebut melalui platform youtube dengan durasi yang cukup singkat. 

Iklan ini menggunakan pendekatan Humor dengan menggunakan animasi bertema salah satu program masak ternama di televisi yaitu “Master Chef” yang kemudian diparodikan menjadi “Master Safe”. Unsur humor yang disajikan ialah dengan adanya adegan-adegan lucu yang cukup berlebihan sehingga membuat orang yang menonton merasa terhibur. Pendekatan iklan lain yang digunakan ialah pendekatan Straight Forward, yaitu inti pesan iklan disampaikan secara langsung berupa info-info tentang mitra gofood telah menerapkan proteksi lebih terhadap makanan yang akan diantar sehingga pelanggan dapat merasa nyaman dan aman.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan