Mohon tunggu...
Charlyto Duhar
Charlyto Duhar Mohon Tunggu... mahasiswa

Lahir di mqnggqrai, flores, ntt

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Driver Rendah Hati dan Ramah

3 Desember 2019   00:17 Diperbarui: 3 Desember 2019   00:25 0 1 0 Mohon Tunggu...

            Grab salah satu aplikasi yang memudahkan aktivitas masyarakat Indonesia saat ini. Dengan aplikasi grab masyarakat dengan mudah untuk kemana-mana. Tidak lagi tunggu lama di depan rumah cari ojek. Driver grab ini dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan ramah. Mereka dengan siap siaga untuk menuju tempat pemesan dan siap untuk mengantar sampai ke tempat tujuan. Saat di grab pun entah grab motor atau grab mobil, drivernya nyambung saat diajak ngobrol. Berikut ini saya ingin memperlihatkan kerja dari grab sejauh yang saya lihat selama ini.

Melayani pagi sampai pagi

            Grab ini bekerja selama 24 jam, artinya mereka bekerja dari pagi hingga pagi. Saya memiliki tetangga kos yang adalah kaum perempuan. Mereka tidak mungkin keluar kos kalau sudah tengah malam. Di saat mereka lupa waktu untuk makan karena sibuk belajar atau kerja tugas tidak terasa pun waktu menujukkan pukul 24.00 ke atas. Hal ini membuat mereka terpaksa memakai jasa dari grab untuk memesan makanan. Saya pun menyaksikan bagaimana driver grab itu mencari alamat kos yang dituju, karena alamat kos itu tidak ditemukan dalam aplikasi grab. Saya menyaksikan komunikasi antara pemesan yang adalah perempuan tetangga kosku dan driver grab hamper kurang lebih tiga puluh menit. Saya dalam hati mengatakan bahwa kasian sekali ini driver, sudah tengah malam tetapi sulit untuk menemukan alamatnya. Dan pada akhirnya driver grab pun berhasil menemukan tempat yang dituju.

            Saya juga pernah di kos pukul 01.00 ingin kembali dari taman karena ada kegiatan, saya ingin kembali ke kos. Akan tetapi paket data saya habis. Saya berada dalam kebinggungan saat itu, tiba-tiba saya melihat motor grab lewat, dan saya pun memanggil dia, pak...pak...dan grab itu berhenti, lalu saya bilang, pak bisa minta bantuan untuk pesan grab. Dan pak itu menjawab, aduh mas tidak bisa memesan melalui kami yang adalah driver grab. Dan saya pun meminta ke pak driver itu untuk aktifkan hotspot. Pak driver itu pun mau... saya pun pada akhirnya memesan grab dan bisa kembali ke kos. Artinya bahwa driver grab bisa membantu kita kapanpun itu dan dengan cara apapun itu.

Melayani dengan rendah hati dan ramah

            Grab juga melayani penumpang dengan sikap rendah hati dan ramah. Mereka siap mengikuti arahan penumpang jika penumpang ada sedikit keperluan. Misalnya, ada perubahan jalur dan penumpang ingin membeli sesuatu di indomaret atau menarik uang di ATM. Saya pernah naik grab motor dan saya lupa membawa uang untuk membayar grab. Untungnya bahwa saya masih membawa kartu ATM. Saya pun meminta ke driver grab untuk singgah di tempat ATM dan driver itupun dengan kerendahan hatinya mau. Meskipun memotong sedikit waktunya karena saya mesti antrian di ATM, pengemudi itu tetap ramah dan tersenyum kepada saya.

            Saya pun pernah juga naik grab motor dan drivernya adalah seorang mahasiswa. Sepanjang perjalanan kami berdiskusi mengenai radikalisme di Indonesia. Hingga kami pun membagikan ajaran agama masing-masing. Saya yang adalah beragama Katolik dan driver itu beragam Islam. Kami berdiskusi bagaimana mengatasi radikalisme. Dari driver grab itu saya sedikit memahami ajaran agama islam. Saat saya turun dari grab pun kami berjabat tangan mengatakan kita mesti menjaga keutuhan Negara ini. Sehingga saya mengatakan bahwa, driver grab itu ada yang mahasiswa.

Mengantar Pasien

            Suatu ketika teman saya mengendarai sepeda motor, dan dia jatuh dari motor hingga tergelentak di jalan dengan muka berdarah. Yang menabrak teman saya pun kabur begitu saja. Akan tetapi driver grab yang melihat teman saya itu membawa teman saya ke rumah sakit. Dari cerita ini saya berpikir bahwa grab bekerja dengan hati nurani. Mereka tidak memikirkan penghasilan yang akan diperoleh, yang terpenting bagi mereka bisa melayani. Bahkan keluarga dari teman saya pun mengatakan bahwa mungkin kamu yang menabraknya. Driver grab itu dengan penuh kesabaran menerima hinaan itu. Saat teman saya sadar pun baru dijelaskan bagaimana kecelakaan itu terjadi dan driver grab ini yang menolongnya.

Cukup dari rumah

Saya berasal dari Flores, sebuah wilayah yang belum ada ojek online seperti grab. Yang ada penumpang kalau mau mencari ojek, jalan dulu keluar rumah menuju pangkalan terdekat. Atau tukang ojek yang jalan keliling mencari penumpang. Itu pun menunggu tukang ojeknya lama, tidak bisa terburu-buru. Singkat kata, tidak bisa untuk keperluan yang cepat dan mendadak. Pada tahun 2017 saya datang ke Jawa tepatnya di kota Malang. Dikota ini saya sering melihat orang orang memakai baju hijau mengendarai sepeda motor. Dalam hati kecil saya bertanya kenapa banyak pengendara sepeda motor yang memakai jaket hijau? Saya pun bertanya kenapa seorang dari mereka yang memakai baju hijau itu. Pak mohon maaf, kenapa iya banyak yang memakai baju hijau? Terus dia menjelaskan bahwa kami adalah pengemudi sepeda motor online yang dinamakan grab. Kemudian dia membantu saya mendowload aplikasi grab, dan mengajar saya cara memesan, baik memesen grab penumpang, grab makanan, dan lain-lain.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x