Charles Brahmanta
Charles Brahmanta wiraswasta

Dengan karya tulis saya akan diingat,melalui sebuah tulisan akan mampu mengungkap tabir kebenaran. Facebook : Charles Sandy Friz Twitter : Charles Friz IG : charlessandyfriz

Selanjutnya

Tutup

Regional

Apakah Benar Yogya Masih Ramah dan Layak Dikunjungi?

14 Februari 2018   07:04 Diperbarui: 14 Februari 2018   07:12 130 3 0
Apakah Benar Yogya Masih Ramah dan Layak Dikunjungi?
Tugu Yogyakarta (Dokumentasi Pribadi)

Kota yogyakarta dapat di katakan mempunyai daya tertarik tersendiri.

Itu yang tidak di punyai Kota lain sebagai Kota pelajar otomatis banyak pendatang yang berkumpul dari berbagai macam suku.

Begitu itu saja Yogyakarta juga memiliki berbagai tempat wisata yang wajib di kunjungi.

Di antaranya ada Candi Borobudur, Prambanan, Kraton Yogya, Malioboro dll.

Yogya juga sangat terkenal dengan ragam kulinernya serta pastinya yang paling khas adalah Gudegnya.

Dengan begitu banyak kelebihan yang di punyai Kota tersebut Sehingga jangan kaget begitu banyak wisatawan lokal maupun asing yang ingin berkunjung ke Kota Yogya.

Bukan itu saja Yogya sebagai Kota sejarah bagi Bangsa Indonesia.

Keramahan dari penduduknya merupakan salah satu faktor sehingga banyak pengunjung yang merasa nyaman ketika berkunjung ke sana.

Terbukti hampir tiap hari ada saja wisatawan yang mengujungi Kota Yogya.

Budaya Yogya yang masih kental ini yang membuat rasa penasaran dan ingin tahu para pengunjung.

Sampai kapan pun tidak akan bisa menggantikan Yogyakarta sebagai Kota Wisata dan Pelajar.

Di samping itu Budaya  yang ada di Yogya merupakan wajah asli dari keragaman yang ada di Indonesia.

Seperti yang digambarkan melalui sebuah lagu KLA Project masih seperti dulu tiap sudut menyapaku bersahabat, penuh selaksa makna terhanyut aku akan nostalgi saat kita sering luang waktu nikmati bersama suasana Yogya.

Sekilas melalui lirik lagu KLA Project itu lah gambaran singkat Kota Yogya.

 Cuma akhir - akhir ini Yogya menjadi berubah entah kenapa mulai dari  penyerangan terhadap Gereja, maraknya aksi pelemparan yang meresahkan masyarakat hingga diskusi hal - hal sensitif tidak jarang di bubarkan paksa oleh pihak aparat atau pun oleh organisasi masyarakat tertentu.

Apakah Kota Yogya sudah tidak ada ramah lagi? Jika hal tersebut di biarkan begitu saja terjadi di kota Gudeg maka di kuatirkan akan terjadi gesekan antar kelompok.

Ini bisa jadi ada pihak - pihak yang dengan sengaja merusak toleransi yang ada di Yogya.

Berharap Pemerintah khususnya Sri Sultan mengambil sikap tegas terhadap pihak yang tidak bertanggung jawab.

Agar Kota Yogya bisa pulih kembali seperti sedia kala dan masyarakatnya yang sudah  terkenal Guyub, adem dan tentrem dapat di pertahankan.

Dengan adanya berbagai kejadian tersebut di harapkan tidak akan mempengaruhi jumlah pengunjung di Yogya.

Bagaimana pun Kota Yogya masih layak di jadikan pilihan untuk menimba ilmu dan berlibur.