Mohon tunggu...
charles dm
charles dm Mohon Tunggu... Freelancer - charlesemanueldm@gmail.com

Verba volant, scripta manent!

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Belajar Mengolah Tekanan dari Son Heung-min dan Sebab Leicester Terpuruk di Dasar Klasemen

18 September 2022   09:52 Diperbarui: 18 September 2022   09:56 260
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Son Heung-min mendapat sambutan antusias dari rekan setim usai mencetak gol ke gawang Leicester City: AFP/ISABEL INFANTES via Kompas.com

Apa yang akan terjadi pada seorang pemain yang menjalani awal musim yang berat setelah musim sebelumnya menjadi pemain tersubur dan diganjar Sepatu Emas?

Apa yang terjadi ketika seorang pemain mulai kehilangan kepercayaan, ketika bangku cadangan mulai memanggil dan pesimisme mulai mengemuka dari para penggemar?

Son Heung-min mengalami awal musim yang sulit. Paceklik gol yang beriringan dengan performa di lapangan pertandingan yang buruk. Pemain kebanggaan warga Korea Selatan ini tak mampu mencetak satu gol pun setelah delapan laga berjalan.

Pemain 30 tahun ini bahkan menjadi sasaran kritik usai timnya dipermalukan Sporting CP di matchday kedua fase Grup D Liga Champions 2022/2023. Bertandang ke Stadion Jose Alvalade, Lisboa, Rabu (14/9/2022) dini hari WIB, The Lyliwhites dipecundangi klub Portugal itu dua gol tanpa balas.

Son bermain jauh di bawah penampilan terbaiknya. Ia hanya bisa melepas satu umpan kunci dan dua kali dribble sukses. Pemain ini kehilangan sentuhan terbaik dan tak terlihat tembakan akuratnya.

Bermain 72 menit, ia 14 kali kehilangan bola. Biasanya, pemain lawan akan kerepotan untuk mengambil bola dari kakinya. Tak pelak, pelatih Antonio Conte hanya memberinya waktu bermain 72 menit sebelum digantikan Dejan Kulusevski.

Buntut dari hasil minor itu, Son "dihukum" saat menjamu Leicester City di pekan kedelapan Liga Premier Inggris 2022/2023. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Tottenham Hotspur Stadium, Sabtu (18/9/2022) malam WIB, tak ada namanya dalam daftar staring line-up.

Conte sengaja menepikannya. Sebagai gantinya, pelatih asal Italia itu menurunkan rekrutan anyar dari Everton, Richarlison untuk mendampingi Dejan Kulusevsi dan Harry Kane dalam formasi 3-4-2-1.

Apa yang kemudian terjadi? Terlihat pemain itu hanya bisa melongo dari pinggir lapangan. Tertangkap kamera sejumlah momen yang menunjukkan pemain itu larut dalam kegundahan.

Gundah gulana yang oleh para fan dianggap sebagai sesuatu yang pantas ia terima. Akhir masa keemasannya dinilai mulai mendekat seiring usianya yang sudah kepala tiga.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun