Mohon tunggu...
charles dm
charles dm Mohon Tunggu... Freelancer - charlesemanueldm@gmail.com

Verba volant, scripta manent!

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

Menyoal Kontroversi Atlet Korea Selatan Menyebut Olimpian Iran sebagai Teroris

1 Agustus 2021   13:36 Diperbarui: 1 Agustus 2021   13:46 256 6 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menyoal Kontroversi Atlet Korea Selatan Menyebut Olimpian Iran sebagai Teroris
Javad Foroughi dan emas Olimpiade Tokyo: YUTAKA/AFLO/Shutterstock

Dalam beberapa jam terakhir, Minggu (8/1/2021) pagi WIB, jagad maya ramai oleh cuitan bertagar #SouthKoreaRacist dan #StopAsianHate.

Kedua tagar itu menyasar pada komentar salah satu atlet Korea Selatan yang paling sukses di Olimpiade, Jin Jong-oh beberapa hari sebelumnya. Jin Jong-oh yang sudah memberi Negeri Ginseng enam medali dari cabang menembak menyoroti medali emas yang diraih Javad Foroughi dari Iran.

Potongan komentar kontroversial dan wajah Jin Jong-oh, berikut tampilan Javad Foroughi berkalungkan medali emas dalam sejumlah pose di podium Olimpiade Tokyo bertebaran di dunia maya.

Semuanya bermula pada Kamis (29/7/2021) saat saat salah satu media Korea Selatan, www.koreantimes.co.kr menurunkan berita bertajuk "Jin Jong-oh criticizes IOC over Iranian gold medalist."

Seperti judulnya, berita itu mengemukakan kritik Jin Jong terhadap Komite Olimpiade Internasional (IOC) sebagai penyelenggara Olimpiade yang memperbolehkan Javad Foroughi berkompetisi lantas memenangi medali emas di nomor 10 meter Air Pistol putra.

Dalam pernyataannya kepada media tersebut, Jin Jong berkata demikian. "Bagaimana seorang teroris bisa memenangkan tempat pertama? Itu hal yang paling absurd dan konyol."

Komentar yang dilayangkan seusai tiba di Bandara Incheon International sehari sebelumnya, Rabu (28/7) lantas menyebar luas ke mana-mana. Pernyataan tersebut menuai beragam tanggapan. Tidak sedikit yang menyudutkan Jin Jong dan menyebutnya telah bertindak rasis.

Mengapa Jin Jong dinilai demikian? Latar belakang apa yang mendorong Jin Jong melontarkan pernyataan seperti itu?

Jin Jong-oh rupanya mempersoalkan latar Javad Foroughi yang berlatar belakang anggota Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC). Organisasi yang bisa diterjemahkan sebagai Korps Pengawal Revolusi Islam Iran itu pernah dianggap sebagai organisasi teroris oleh AS pada 2019 lalu.

IRGC adalah pasukan elit yang melakukan misi bayangan di luar perbatasan Iran dan melakukan represi di dalam negeri. Posisi pasukan ini tegak lurus kepada pemimpin tertinggi Iran.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN