Mohon tunggu...
charles dm
charles dm Mohon Tunggu... Freelancer - charlesemanueldm@gmail.com

Verba volant, scripta manent!

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

Ngarep Sejarah, Bisnis, dan Prestasi Persis Solo Berkilap di Tangan Kaesang Pangarep

21 Maret 2021   09:05 Diperbarui: 21 Maret 2021   09:44 515
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kaesang Pangarep berseragam Persis Solo: twitter.com/persisofficial

 

Kaesang Pangarep. Nama putra Presiden Joko Widodo kembali ramai dibicarakan. Bukan karena usaha baru. Bukan juga tersebab kicauan nyentrik di sosial media. Lebih karena keputusannya mengakuisisi saham mayoritas PT Persis Solo Saesta (PSS).

Menukil bolasport.com (20/3/2021), pemilik Sang Pisang itu mengambil alih 40 persen saham klub sepak bola Persis Solo. Jumlah tersebut lebih banyak dari Kevin Nugroho, rekan bisnis Kaesang yang kebagian 30 persen. 

Tak mau kalah bersaing dengan para anak muda, pengusaha kawakan sekaligus Menteri BUMN, Erick Thohir mengambil 20 persen.

Putra bungsu Presiden Jokowi itu tidak hanya menjadi pemegang saham utama. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Sabtu (20/3/2021), ia menduduki posisi Direktur Utama PT PSS. Mahendra Agakhan Thohir, putra Erick Thohir menjabat Presiden Komisaris PT PSS.

Perubahan komposisi di jajaran manajemen klub tentu mengundang beragam tanggapan.  Keputusan Kaesang menginvestasikan dana tidak sedikit dan menempati posisi strategis di klub sepak bola memantik ragam tanda tanya. 

Apakah hasilnya, baik dari sisi bisnis maupun prestasi bakal untung atau buntung?

Pengalaman Kaesang di industri sepak bola jauh lebih sedikit ketimbang berurusan dengan kuliner atau lini bisnis lain. Sepak bola dan kuliner jelas dua ranah berbeda.

Duet pebisnis beda generasi, Kaesang dan Erick Thohir: www.instagram.com/erickthohir
Duet pebisnis beda generasi, Kaesang dan Erick Thohir: www.instagram.com/erickthohir

Kehadiran Erick sedikit banyak menjadi penyeimbang. Kaesang pasti tidak tanpa alasan membeli 40 persen saham klub tersebut. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Olahraga Selengkapnya
Lihat Olahraga Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun