Mohon tunggu...
charles dm
charles dm Mohon Tunggu... Freelancer - charlesemanueldm@gmail.com

Verba volant, scripta manent!

Selanjutnya

Tutup

Raket Pilihan

Dari Indonesia Open Menuju Asian Games, Sukses Infrastruktur Berlanjut Prestasi

9 Juli 2018   01:36 Diperbarui: 9 Juli 2018   10:18 935
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya juara Indonesia Open 2018 (www.badmintonindonesia.org)

Tunggal nomor satu dunia, Tai Tzu Ying membuktikan diri sebagai yang terbaik di Indonesia Open 2018/www.tournamentsoftware.com
Tunggal nomor satu dunia, Tai Tzu Ying membuktikan diri sebagai yang terbaik di Indonesia Open 2018/www.tournamentsoftware.com
Meski gagal menjadi juara, Chen menunjukkan sesuatu yang seharusnya dimiliki para pemain Indonesia. Stamina dan semangat juang pemain 20 tahun itu luar biasa. Walau tertinggal jauh, ia tetap tekun mengejar, hingga balik menikung. Saat terjadi "deuce" mentalnya tak goyah.

Selain memiliki senjata andalan, untuk bersaing di level atas juga butuh mental yang tangguh dan daya juang tinggi. Gregoria misalnya, sudah memiliki potensi. Namun talenta saja tidak cukup. Untuk sukses dibutuhkan faktor lain. Untuk itu butuh lecutan untuk bekerja lebih keras, mengasah teknik dan stamina lebih gigih, bila perlu menaikkan standar, target dan ekspektasi. Kita tentu tidak mau melihat para pemain kita terus menjadi bulan-bulanan lawan, termasuk di Asian Games nanti! Walau peluang medali ibarat pungguk merindukan bulan, setidaknya mampu melawan dengan sekuat-kuatnya dan sehormat-hormatnya.

Sukses infrastruktur

Indonesia Open yang menjadi turnamen dengan hadiah tertinggi, mencapai total 18 miliar rupiah, kembali didaulat sebagai turnamen terbaik di dunia. Pengalaman ini tentu membuat kita yakin perhelatan Asian Games nanti berlangsung sukses. Istora akan menjadi arena bagi dua cabang olahraga yakni bulu tangkis dan bola basket. Tantangan berat bagi panitia untuk berbagi waktu menyelenggarakan dua event tersebut seperti soal pencahayaaan dan lapangan.

Terlepas dari hal ini, wajah Istora sudah semakin molek. Bahkan Istora menjadi salah satu venue Asian Games yang siap lebih awal. Sebagian besar proses renovasi Istora selesai pada akhir 2017 dan langsung diuji coba pada Indonesia Masters pada akhir Januari 2018. Meski saat itu proses renovasi belum rampung 100 persen, berbagai perubahan signifikan sudah terlihat.

Para penonton bersantai ria di tempat istirahat yang tersedia di salah satu sisi Istora/Dokpri
Para penonton bersantai ria di tempat istirahat yang tersedia di salah satu sisi Istora/Dokpri
Dan kini wajah arena legendaris itu makin cantik. Pertama, tempat duduk. Bila sebelumnya terbuat dari kayu, kini kita bisa merasakan sensasi berbeda seperti saat menonton pertandingan di stadion megah di mancanegara. 

Dengan "single seating" para penonton bisa menyaksikan pertandingan dengan lebih nyaman. Sistem kontrol pun canggih. Saat pertandingan bila kedapatan penonton menaruh kaki di atas kursi akan langsung disorot dan ditampilkan di layar besar yang ada di kedua sisi Istora.

Kursi
Kursi
Kedua, pencahayaan. Penggunaan lampu LED tanpa "heating" membuat pemandangan lebih jelas dan hawa tak terasa panas. Para penonton bisa melihat pertandingan lebih terang. Para pemain pun lebih nyaman karena lampu tidak mengganggu penglihatan dan membuat panas. Lampu dengan kekuatan 2000 lumens tidak terasa panas karena menggunakan jenis LED.

Ketiga, selain "lighting", karpet dan lantai dasar lapangan juga diperbaiki. Tentu dengan kualitas nomor satu. Di samping itu di tempat ini bisa disetting hingga empat lapangan.

Pencahayaan di Istora jauh lebih baik dari sebelumnya/PBSI
Pencahayaan di Istora jauh lebih baik dari sebelumnya/PBSI
Keempat, hal penting lain terkait infrastruktur adalah kebersihan. Patut diakui toilet Istora saat ini jauh berubah. Kondisinya lebih bersih dan kualitas air lebih baik. Saat event tiba, sejumlah petugas kebersihan siaga di setiap pintu. Selain itu tenaga kebersihan juga cukup memadai untuk memastikan lingkungan sekitar Istora tetap bersih.

Kelima, lingkungan di sekitar Istora juga ditata. Di sejumlah sisi terhubung jembatan menuju pusat makanan. Aneka makanan tersedia di tenda-tenda yang berjejer rapih. Selain itu tersedia pula arena bermain untuk anak-anak dan tempat istirahat untuk semua kalangan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Raket Selengkapnya
Lihat Raket Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun