Mohon tunggu...
Cha Aghnia
Cha Aghnia Mohon Tunggu... Guru - Charity Dinda Aghnia Utomo

Surabaya, Indonesia Life is too important to be taken seriously :)

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Menengok Rindu

25 Februari 2019   15:31 Diperbarui: 25 Februari 2019   16:10 18
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Jika aku boleh kembali menengok rindu

Engkaulah sasaran terdepan yang kupacu

Sekelibat embun terpagar, pecah dan acuh

Seolah haus akan pelukan dan rengkuh

Wahai engkau yang berhati baja

Berapa tingkah nakal yang kau anggukkan biasa

Tanpa beban, pelayanan tersaji bebas harga

Hanyalah do'a yang menjadi ukur timbal semua sahaja

Wahai engkau yang mulai keriput

Biarkan senyummu masih dan tak luput

Biarkan do'amu suci dalam sujud

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun