Mohon tunggu...
cewekpoker
cewekpoker Mohon Tunggu... Ahli Gizi - cewekpoker Menerima Deposit pulsa | Deposit Gopay | Deposit OVO
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

https://cewekpoker-39.webself.net/ DAFTAR DAN DAPATKAN FREEBET

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Jika Seorang Cewek Pulang Malam

17 November 2019   06:26 Diperbarui: 17 November 2019   06:31 84
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

"Kalau cologne gel aku bawa. Bisa nggak? Mirip kok, kayak hand body."

"Panas nggak?"

"Ya enggaklah, kan itu wangi-wangian. Nih ..."

"Ya udah, entar aja. Pegang dulu."

Mobil terus berjalan melewati rumah-rumah penduduk. Ada pos Kamling dan beberapa orang penjaga, terus dilewati. Pintu-pintu sudah tertutup rapat. Tak ada seorang pun yang terlihat nongkrong di luar.

"Neng, tau nggak, dulu di daerah sini, ada anak KBN yang diperkosa."

"Oh ya?"

"Iya. Beritanya aja masuk koran."

Seperti mendengar cerita horor, aku bergidik. Rumah-rumah perkampungan sudah jauh kami tinggalkan. Mobil berhenti di sebuah tempat, entah apa itu. Gelap dan sepi. Tak ada satu pun lampu penerang jalan. Mesin mobil tetap dihidupkan. Dari sorot lampunya, terlihat bedeng-bedeng ada di samping kanan. Di bagian kiri, pepohonan yang rimbun berjajar selayak hutan. Di luar sorot lampu itu, yang kulihat hanya pekat. Tak ada setitik cahaya pun yang menandai adanya kehidupan di sekitar tempat itu. Seperti kota mati. Tak ada manusia atau kendaraan satu saja yang melintas.

"Mana neng yang tadi?"

"Nih ..."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun