Mohon tunggu...
Casmudi
Casmudi Mohon Tunggu... Pernah mengenyam Pendidikan Administrasi Publik.

Gemar menulis dan berbagi informasi. Seorang Lifestyle & Travel Blogger. Trip Advisor : https://www.tripadvisor.com/members/casmudib Silahkan mampir di blog saya: http://www.casmudiberbagi.com/

Selanjutnya

Tutup

Thrkompasiana

Ustadz Abdul Somad (UAS), Tokoh Islam yang Rendah Hati

27 Mei 2019   21:08 Diperbarui: 27 Mei 2019   21:26 430 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ustadz Abdul Somad (UAS), Tokoh Islam yang Rendah Hati
Ustadz Abdul Somad  sedang berceramah di hadapan jamaah (Sumber: Bangkapos.com)

Bagi orang yang sering berselancar di Instagram maka tidak asing lagi dengan akun @ustadzabdulsomad. Serta, yang rajin menjelajah dunia Youtube, melihat konten dari akun Youtube Tafaqquh Video sungguh menarik. 

Kedua akun media sosial tersebut dimiliki oleh Ustadz Abdul Somad.
Kemunculan Ustadz Abdul Somad menghentak publik. Ceramah-ceramahnya yang memberikan rasa adem muncul di laman YouTubenya. Cara penyampaian ceramahnya juga lain dari yang lain. Tidak seperti ustadz lainnya yang dikenal dengan ustadz selebritis. Ustadz Abdul Somad merupakan fenomena baru tokoh agama yang mampu menyihir publik.  

PENDIDIKAN DAN KARIR
Lahir di Silo Lama, Asahan, Sumatra Utara pada tanggal 18 Mei 1977. Nama lengkap Ustadz Abdul Somad adalah Ustaz Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A. Beliau sering dipanggil UAS dan bergelar Datuk Seri Ulama Setia Negara.  Sebuah gelar yang tidak sembarang diberikan kepada orang.
Beliau dikenal sebagai seorang pendakwah dan ulama Indonesia yang sering mengulas berbagai macam persoalan agama, khususnya kajian ilmu hadis dan Ilmu fikih.

Menarik, Ustadz Abdul Somad ternyata merupakan keturunan dari ulama besar. Beliau adalah bagian keluarga besar dari seorang ulama asal Asahan yaitu Syekh Abdurrahman atau lebih dikenal sebagai Tuan Syekh Silau Laut I.

Selain itu, Ustadz Abdul Somad juga merupakan tokoh Islam yang mempunyai pendidikan mentereng. Perjalanan pendidikannya biasa seperti masyarakat kebanyakan. Namun, yang unik adalah sejak pendidikan dasar beliau belajar tentang Tahfiz Alquran.

Menurut Wikipedia, SD Ustadz Abdul Somad diselesaikannya di SD Al-Washliyah Medan pada tahun 1990. Kemudian, beliau melanjutkan  pendidikannya ke Madrasah Tsanawiyah Mu'allimin Al-Washliyah Medan dan tamat pada tahun 1993.
Beliau pernah merasakan kehidupan pesantren Darularafah Deli Serdang Sumatra Utara. Sayang, hanya mengenyam pendidikan pesantren selama satu tahun. Setelah itu, beliau pindah ke Riau pada tahun 1994 untuk melanjutkan pendidikan di Madrasah Aliyah Nurul Falah, Air Molek, Indragiri Hulu. Tamat pada tahun 1996.

Saat beliau menikmati pendidikan tinggi di UIN Sultan Syarif Kasim Riau, beliau diterima beasiswa belajar di Universitas Al-Azhar Kairo. Tahun 2002, beliau  mendapatkan gelar pendidikan Lc dalam waktu tiga tahun 10 bulan. Kemudian, melanjutkan pendidikan S2-nya selama 2 semester di Universiti Kebangsaan Malaysia.

Sungguh, keberuntungan selalu berpihak pada Ustadz Abdul Somad. Beliau diterima pendidikan masternya pada tahun 2004. Melalui AMCI (bahasa Prancis: Agence Marocaine de Coopration Internationale) dari Kerajaan Maroko. Di mana, menyediakan beasiswa bagi pendidikan S2 hingga S3 di Institut Darul-Hadits Al-Hassaniyah (bahasa Prancis: Etablissement Dar El Hadith El Hassania), Arab.
Selanjutnya, Ustadz Abdul Somad melanjutkan pendidikan S2-nya di Institut Darul-Hadits Al-Hassaniyah Rabat Maroko. Beliau menyelesaikan masternya  dalam waktu satu tahun 11 bulan dan mendapatkan gelar D.E.S.A. (bahasa Prancis: Diplme d'Etudes Suprieurs Approfondies) yang berarti "Diploma Studi Lanjutan" pada akhir tahun 2006.


Setelah lulus dari masternya, Ustadz Abdul Somad telah melewati berbagai macam pengabdian kepada negara, seperti:
1. Dosen Bahasa Arab di Pusat Bahasa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
2. Dosen Tafsir dan Hadis di Kelas Internasional Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau.
3. Dosen Agama Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhar Yayasan Masmur Pekanbaru.
4. Anggota MUI Provinsi Riau, Komisi Pengkajian dan Keorganisasian Periode 2009--2014.
5. Anggota Badan Amil Zakat Provinsi Riau, Komisi Pengembangan, Periode 2009--2014.
6. Sekretaris Lembaga Bahtsul Masa'il Nahdlatul Ulama Provinsi Riau, Periode 2009--2014.

KONTROVERSI DAN RENDAH HATI
Anda pasti tahu bahwa kehadiran Ustad Abdul Somad pernah mengundang kontroverrsi publik. Masalah "kesetiaan kepada NKRI" dipertanyakan sekelompok orang.  Banyak yang tidak percaya bahwa sosok Ustadz Abdul Somad adalah sosok nasionalis dan cinta NKRI. Padahal, beliau telah melakukan banyak pengabdian di daerah pedalaman Riau untuk memberikan bantuan kepada masyarakat baik material maupun immaterial.
Ustadz Abdul Somad menjadi sosok yang mengundang rasa penasaran banyak orang. Satu sisi dirindukan jutaan pemirsa atau jamaah di seluruh Indonesia. Juga, banyak undangan dari luar negeri. Tetapi, di sisi lain, Ustadz Abdul Somad banyak menuai kontroversi. Banyak hadangan dari beberapa kelompok masyarakat.

Salah satu kasus yang pernah dialami Ustadz Abdul Somad adalah peristiwa yang dialaminya saat mau berceramah di Denpasar Bali. Ada sekelompok orang yang menghadang kehadirannya. Kondisinya juga membuat tegang para jamaah yang menunggu ceramahnya.

Akhirnya, petugas kepolisian berjaga-jaga untuk mengatasi keadaan. Kebetulan, saya hadir saat kejadian Ustadz Abdul Somad mau berceramah di Masjid Baiturrahmah. Masjid ini berada di kawasan Kampung Jawa Denpasar.  

Namun, bukan Ustadz Abdul Somad namanya kalau tidak dirindukan ceramahnya. Kalimatnya  yang blak-blakan dan berani dalam menganalisa tipe pemimpin negeri ini sungguh membuat merah kuping beberapa kalangan. Tetapi, demi kemaslahatan umat, beliau tetap teguh untuk menyampaikan ceramahnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN