Mohon tunggu...
Candra Permadi
Candra Permadi Mohon Tunggu... Penerjemah

\r\n

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Buat Apa Sih Stasiun Televisi Menyeponsori Pembuatan "Caption"

4 Mei 2019   11:04 Diperbarui: 5 Mei 2019   18:58 0 3 0 Mohon Tunggu...
Buat Apa Sih Stasiun Televisi Menyeponsori Pembuatan "Caption"
Serial

Ada hal menarik yang saya lihat ketika menyaksikan NCIS beberapa hari lalu. Jelang cerita yang saya tonton berakhir, saya mendapati tulisan "captioning sponsored by CBS". Artinya kurang lebih CBS mendukung pembuatan caption serial NCIS. CBS sendiri adalah stasiun televisi Amerika Serikat di mana NCIS ditayangkan.

Ternyata bukan cuma CBS yang mendukung pembuatan caption. Stasiun televisi di mana Law and Order: SVU tayang, NBC, dan stasiun televisi lain juga melakukan hal serupa.

Bahkan stasiun-stasiun televisi tadi sengaja membuat tab khusus pada website mereka untuk memberikan ruang bagi penonton yang kurang puas dengan caption yang ditampilkan. Entah karena caption terlalu cepat atau lambat, atau karena apa yang ditulis tidak sama dengan apa diucapkan, atau karena sebab lain.

Mengajukan pengaduan apabila
Mengajukan pengaduan apabila
Sampai beberapa saat yang lalu saya tidak paham kenapa stasiun-stasiun televisi tadi menyeponsori pembuatan caption. Buat apa suatu ujaran dituliskan kalau memang  dari sananya sudah jelas. Salah-salah caption tadi malah bisa mengganggu kenikmatan menonton (walaupun kita bisa mematikan fiturnya lewat remote control kapan pun kita mau).

Saya lebih paham kalau stasiun televisi menyeponsori pembuatan subtitle atau sulih bahasa.

Alasannya sederhana. Tidak semua orang paham bahasa asing. Minimal lewat subtitle, kita jadi paham dengan apa yang diucapkan para pemeran. Kalaupun paham, terkadang orang lebih suka menonton film atau serial yang dilengkapi subtitle karena lebih praktis atau jalan ceritanya jadi lebih mudah dipahami.

Ternyata saya menemukan jawaban yang saya cari dari sejarah pembuatan (close) caption. Pada zaman dahulu, tepatnya sekitar awal tahun 1970-an, caption dibuat untuk memberitahukan hal yang tidak tertangkap jelas di televisi, terutama saat siaran langsung.

Masuk akal karena pada saat itu kualitas gambar atau suara yang ditayangkan di televisi bisa jadi belum sebagus sekarang. Closed caption sendiri sampai sekarang masih sering digunakan misal pada acara bincang-bincang seperti pada program acara  "Dr. Phil" yang kondang itu.

Pada perkembangan selanjutnya, caption juga dibuat untuk para penonton yang mengalami masalah pendengaran. Tidak heran, kita sering menjumpai hearing impaired subtitles. Subtitle yang memang dibuat khusus untuk mereka yang mengalami masalah pendengaran. Bukan hanya subtitle dalam bahasa ibu kita, tetapi juga subtitle dalam bahasa asli serial atau film yang akan kita tonton.

dok.CBS
dok.CBS
Pada subtitle jenis ini, segala kejadian akan diubah ke dalam bentuk tulisan. Misalnya saat sirine berbunyi, maka pada caption akan ditulis siren wails dan sebagainya.  

Terkadang beberapa orang juga lebih suka menonton film atau serial dengan panduan caption dengan alasan lebih enak dan feel-nya lebih dapet.

Lebih enak karena kadang sekedar terjemahan untuk kata "you" saja bisa mengganggu kenikmatan menonton. Sebagian dari kita mungkin paham arti kata "you". Kita bisa mengartikannya sebagai kamu, anda, atau malah diterjemahkan sesuai peran yang dimainkan.

Memadankan kata you dengan kamu sebenarnya sah-sah saja karena artinya memang begitu. Hanya saja kalau penempatannya kurang pas, rasanya feel-nya jadi hilang, misal memakai kata kamu untuk memanggil orang yang baru kita kenal atau orang tua sendiri.  

dari CBS
dari CBS
Terlebih, buat saya, caption membantu saya lebih berkonsentrasi memahami jalan cerita dengan lebih utuh mengingat apa yang para pemeran ucapkan, itulah yang ditulis para penulis caption. Terlebih apabila subtitle atau audio serial yang kita tonton tidak senyaman yang kita harapkan.

Terkadang, ketika menonton, saya malah mematikan pengeras suara, karena apa yang perlu didengar sudah tertulis pada caption. Paling tidak, orang di sekitar saya tidak terganggu suara fim atau serial yang saya tonton.

Terlepas dari bagaimana cara kita menonton, Setidaknya, dari sini saya bisa belajar satu hal. Mungkin menonton tidak selamanya penting karena ada banyak hal yang lebih penting dari itu.

Meskipun tidak selamanya penting bukan berarti kita tidak memperhatikan hak dan kenyamanan mereka yang ingin menonton.