Mohon tunggu...
Yusniarsih
Yusniarsih Mohon Tunggu... Wiraswasta

Penulis

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan

Jokowi Ungkap 6 Rahasia Soal Pembentukan Kabinet

14 Agustus 2019   21:40 Diperbarui: 14 Agustus 2019   21:45 0 0 0 Mohon Tunggu...
Jokowi Ungkap 6 Rahasia Soal Pembentukan Kabinet
Presiden Joko Widodo di pertemuan dengan Dewan Pemimpin Redaksi di Istana Merdeka, Jakarta (Rabu, 14 Agustus 2019) | Gambar: cnnindonesia.com

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memperjelas tentang gambaran kabinet pemerintahan yang tengah dibentuknya untuk periode 2019-2024. Hal itu dipaparkan Jokowi saat bertemu dengan Dewan Pemimpin Redaksi di Istana Merdeka Jakarta, Rabu, 14 Agustus 2019.

Pada pertemuan tersebut, setidaknya ada 6 (enam) poin penting yang diungkap Jokowi, antara lain:

Pertama: Susunan kabinet pemerintahan sudah final, dan siap diumumkan sebelum Oktober 2019. "Kabinet bisa diumumkan kapan saja, enggak perlu nunggu Oktober. Nama kabinet sudah final," kata Jokowi.

Kedua: Jumlah menteri tidak berubah, sama seperti di periode 2014-2029 yakni sebanyak 34 orang, namun akan ada kementerian yang diberi nama Kementerian Investasi, leburan dari beberapa kementerian.

"Jumlah masih sama, cuma ada beberapa kementerian yang dilebur dan ditambah. Kementerian investasi akan konsentrasi di digital dan kreatif," ungkap Jokowi.  

Ketiga: Kementerian disusun dengan perbandingan 55:45, yaitu 55 persen dari non partai politik (kalangan profesional) dan 45 persen dari partai politik. Menurut Jokowi hal itu sudah disampaikan kepada pimpinan partai politik anggota koalisi. Kemudian faktor suku, agama, partai politik, organisasi massa, dan sebagainya turut dipertimbangkan.

"Enggak gampang karena harus memperhatikan faktor-faktor suku, agama, parpol, ormas," tandas Jokowi.

Keempat: Jabatan Jaksa Agung tidak akan diisi oleh kader partai politik. "Jaksa agung pasti bukan dari parpol," tegas Jokowi. 

Seperti yang telah diketahui publik, pejabat Jaksa Agung saat ini diemban oleh M. Prasetyo yang merupakan kader Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Kelima: Keanggotaan di kabinet pemerintahan terbuka bagi kader-kader terbaik partai politik penantang pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin saat Pilpres 2019. 

Artinya ada kemungkinan Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat bergabung ke kabinet. Kecuali Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sudah bertekad bulat ingin beroposisi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x