Mohon tunggu...
Yusniarsih
Yusniarsih Mohon Tunggu... Wiraswasta

Penulis

Selanjutnya

Tutup

Politik

Betulkah NasDem dan PKS Bakal Bikin Poros Oposisi?

13 Agustus 2019   18:12 Diperbarui: 13 Agustus 2019   19:10 0 1 0 Mohon Tunggu...
Betulkah NasDem dan PKS Bakal Bikin Poros Oposisi?
Sumber Gambar: aksi.id

Ada kabar bahwa dalam waktu dekat Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh dan Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman akan menggelar pertemuan bersama untuk membahas situasi politik ke depan. Kedua tokoh disebut sudah melakukan komunikasi.

"Sudah janjian kontak-kontakan Pak Surya dengan Pak Sohibul," kata seseorang dari lingkaran NasDem yang tidak disebutkan namanya.

Tujuan dari pertemuan tersebut sekaligus untuk membahas kemungkinan adanya pembentukan poros oposisi oleh Partai NasDem dan PKS. NasDem disebutkan kecewa dengan merapatnya Partai Gerindra ke kubu koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin.

NasDem berkeberatan jika akhirnya Gerindra diberi jatah kursi menteri oleh Jokowi. Tampak memang belakangan Gerindra kian mesra dengan Jokowi dan kubunya pasca terjadinya rekonsiliasi dan kehadiran Prabowo Subianto di Kongres V Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) beberapa waktu yang lalu.

Namun ketika diminta konfirmasi, mewakili partainya, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera tidak menjawab secara gamblang kapan pertemuan tersebut akan berlangsung dan apa tujuan di baliknya.

Mardani hanya menegaskan bahwa hubungan antara PKS dengan partai-partai politik lainnya selalu baik, termasuk kepada NasDem.

"Hubungan PKS dengan parpol lain selalu sinergis selama untuk kebaikan. Posisi PKS akan ditentukan Musyawarah Majelis Syuro (MMS). Tetapi ikut hasil MMS kita masih di luar pemerintahan, saya sendiri angkat #KamiOposisi karena itu sehat dan mulia bagi demokrasi," kata Mardani (Selasa, 13 Agustus 2019).

Mardani sendiri mengaku jika akhirnya NasDem berniat menjadi oposisi, PKS menyambut positif. Namun pihaknya tidak akan berupaya melakukan intervensi.

"Kalau NasDem mau di oposisi kami tentu bergembira. Tetapi semua parpol punya kemandirian menentukan sikapnya," lanjut Mardani.

Benarkah NasDem akan beroposisi yang dalam arti keluar dari koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin? Terkait hal itu, NasDem lah yang punya hak untuk menjawab dan memberi klarifikasi.

Akan tetapi bila kemudian benar mau oposisi, langkah yang diambil NasDem wajar dan tampak masuk akal. Selama ini NasDem memang agak kurang senang dengan manuver politik Gerindra.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
KONTEN MENARIK LAINNYA
x