Mohon tunggu...
Yusniarsih
Yusniarsih Mohon Tunggu... Wiraswasta

Penulis

Selanjutnya

Tutup

Keamanan Pilihan

Jangan Hanya Enzo Allie, Latar Belakang Taruna Lain Juga Harus Diverifikasi

10 Agustus 2019   18:57 Diperbarui: 10 Agustus 2019   19:32 0 2 2 Mohon Tunggu...
Jangan Hanya Enzo Allie, Latar Belakang Taruna Lain Juga Harus Diverifikasi
Enzo Zenz Allie, Calon Taruna Akademi Militer (Akmil) TNI | kompas.com

Enzo Zenz Allie belakangan ini jadi buah bibir di berbagai media. Calon taruna Akademi Militer (Akmil) blasteran Perancis-Indonesia itu dipersoalkan karena diduga terpapar ideologi radikal

Enzo disebut-sebut pendukung organisasi massa (ormas) terlarang yang berniat menegakkan khilafah, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Dugaan sebagian pihak terhadapnya didasarkan pada postingan foto di akun media sosialnya, yaitu kedapatan membawa bendera HTI.

Pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) sendiri memastikan bahwa lulusnya Enzo sebagai calon taruna sudah sesuai prosedur yang berlaku, di mana telah melewati serangkaian tes, antara lain mental ideologi (MI) dan wawancara. Selain itu dia juga dipastikan berstatus warga negara Indonesia (WNI).

"Dalam sistem seleksi TNI ini, kita ada namanya seleksi mental ideologi. Itu seleksi yang pertama ada pertanyaan tertulis. Kita juga telusuri aktivitas dia di media sosial, terus diadakan wawancara," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal Sisriadi, Rabu, 7 Agustus 2019.

Kepala Sekolah SMA Al Bayan (tempat Enzo bersekolah), Deden Ramdani memastikan pula bahwa Enzo bersih dari pengaruh radikalisme, sangat Pancasilais dan cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Enzo tidak lah, bersih. Sudah jelas masuk Akmil saja lolos tes ideologinya. Enzo Pancasilais dan cinta NKRI," ujar Deden, Rabu, 7 Agustus 2019.

Meskipun demikian, anak dari pasangan almarhum Jeans Paul Francois Allie (warga negara Perancis) dan Siti Hajah Tilaria (WNI asal Sumatera Utara) ini kiranya akan mendapat perhatian ekstra ke depan. Latar belakangnya akan ditelusuri lebih lanjut oleh pihak TNI.

Penelusuran latar belakang Enzo sesuai permintaan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu. Jika terbukti pendukung HTI, Enzo wajib dipecat dari daftar calon taruna Akmil.

"Makanya dicek dulu. Kalau dia benar-benar khilafah, ya enggak ada urusan. Kalau benar (simpatisan HTI), saya suruh berhentiin," kata Ryamizard, Rabu, 7 Agustus 2019.

Permintaan serupa datang dari Badan Intelijen Negara (BIN). Mereka ingin penelusuran latar belakang Enzo dilakukan sungguh-sungguh dan objektif agar tidak terjebak pada fitnah.

"Karena kita juga tidak ingin terjebak di dalam sebuah asumsi saja, apalagi fitnah. Jadi, semuanya ini harus objektif dan harus juga mendekati (menggali) dari semua pihak," kata Juru Bicara Kepala BIN, Wawan Hari Purwanto, Sabtu, 10 Agustus 2019.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2