Mohon tunggu...
Cucu Cahyana
Cucu Cahyana Mohon Tunggu... Administrasi - Guru Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing

Urang Sunda, Suka Baca, Bola, Biru...

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Dik, Aku Jatuh Cinta Karena Kerudungmu

30 Juli 2012   18:01 Diperbarui: 25 Juni 2015   02:26 367
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

“Mas… ?” Ia menatap ke kedalaman mataku.

“Dulu, saat kita saling menjauh… “. Ia masih menatapku lekat-lekat. Kulengkungkan sedikit senyum, menenangkan binar-binar matanya yang penuh dengan tanya.

“Pernahkah Mas membenciku?” katanya.


“Dik, Aku tak pernah, dan tak akan bisa membencimu, sampai kapan pun. Insya Allah”.
Aku bukanlah lelaki yang pandai menggombal di depannya, sejak dulu. Akulah lelaki terkaku jika berpapasan dengannya. Akulah yang akan selalu mencoba tak acuh saat melihatnya. Memalingkan muka pura-pura tak tahu. Namun, jika takdir berkata lain, kami harus bertemu pandang misalnya, ujung-ujungnya pun tak akan ada yang istimewa, hanya saling panggil nama.

“Bee…”

“Mas Ihya…”

Hanya seperti itu.


“Benarkah Mas?” Ia geser duduknya, setengah menghadapku. Sambil digenggamnya tanganku, Ia pastikan lagi kalimat yang tadi didengarnya.

“Mas tak membenciku, meski dahulu aku menjauh? Memutuskan komunikasi saat Mas berusaha mendekatiku?”

“Mas tak pernah benci dengan sikapku itu?”


Lagi, Ia tatapkan tanya ke kedalaman mataku. Ingin menjumpai jawaban bahwa aku tak pernah membencinya sedikitpun. Tak pernah merasa disakitinya, meski dahulu dia menjauhiku, tak mengacuhkan setiap perhatian yang kuberikan kepadanya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun