Mohon tunggu...
Buyung Okita
Buyung Okita Mohon Tunggu... Spesialis Nasi Goreng Babat

Humaniora

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan Pilihan

Calon Lokasi JATENG PARK Darurat Konservasi

25 Juli 2020   09:40 Diperbarui: 28 Juli 2020   12:59 49 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Calon Lokasi JATENG PARK Darurat Konservasi
Retakan di pintu masuk Penggaron. Sumber gambar: Tribun News

Bagi masyarakat Karesidenan Semarag pasti tidak asing lagi dengan nama hutan Penggaron. Meskipun terkadang bagi masyarakt tengah Kota semarang salah mengartikan pada daerah Penggaron di Semarang Timur. 

Hutan Penggaron merupakan wisata alam yang pernah menjadi destinasi populer wisata masyarakat Kabupaten Semarang dan Kota Semarang untuk bersantai dan melarikan diri sejenak dair hiruk pikuk kota. Berlokasi di perbatasan antara Kabupaten dan Kota Semarang, wisata hutan Penggaron mudah dijangkau karena berjarak 500 meter dari jalan raya utama Provinsi Semarang-Solo-Yogyakarta.

Pada masa jayanya, wisata hutan Penggaron digunakan untuk bersantai bersama keluarga, ramai digunakan sebagai camping ground dan juga sesekali digunakan untuk berolahraga golf karena tersedia golf range mini. Tetapi dekade ini wisata hutan Penggaron bak mati suri sepi pengunjung, karena tidak adanya wisata baru yang ditawarkan. Meskipun populer sebagai joging track lintas alam.

Lokasi hutan wisata Penggaron juga sempat dicanangkan sebagai tempat wisata untuk beridirinya Jateng Park, sepertinya rencana ini tidak terealisasikan karena banyak hal. Meskipun begitu, investor dan mungkin pemerintah terkait masih melihat lokasi hutan wisata Penggaron sebagai lokasi strategis untuk dikembangkan sebagai industri pariwisata.

Tetapi apa yang sebenarnya terjadi pada daerah sekitar wisata hutan Penggaron ? Hutan Penggaron merupakan jalan utama masyarakat Ungaran Timur yang digunakan sebagai akses untuk menuju ke perkotaan. Tetapi, tidak hanya dekade ini, dari sejak dahulu tanah di daerah lokasi wisata hutan Penggaron terus mengalami pergerakan.  Bahkan tidak jarang beberapa rumah di bawah hutan Penggaron mengalami retak dan lubang, karena retakan beberapa rumah bahkan perlu melompat untuk melewati ruang keluarga menuju dapur.

Jalan Tol Penggaron Rusak. Sumber: Tribun News
Jalan Tol Penggaron Rusak. Sumber: Tribun News

Sepanjang sisi barat hutan Penggaron dilewati oleh jalan tol Semarang-Solo. Meskipun kontur daerah yang labil tersebut tetap didirikan, pada pengembanganya diberitakan mengabaikan kajian hidrologi.  terlepas dari pengaruh kurangnya kajian hidrologi dlll mengenai pembangunan jalan tol tersebut, lokasi sepanjang jalan tol Semarang-Solo yang melewati hutan Penggaron sering terjadi retakan, penurunan dan kemiringan.

Bahkan setiap kali musim hujan, lereng disekitar desa Kaligawe yang persis di bawah hutan Penggaron juga mengalami longsor hingga pohon besar tumbang menutup jalan dan lereng yang terjadi hampir 2 kali tiap tahunnya. Karena patut diketahui jalan utama bagi desa di daerah Ungaran Timur untuk dapat menjangkau perkotaan melewati area hutan perhutani Penggaron, yang memiliki kontur perbukitan dan jurang.

Jalan di depan pintu masuk Wisata Hutan Penggaron juga selalu mengalami naik turun (yang dapat dilihat di gambar utama di atas) dikarenakan pergerakan tanah yang bergerak tidak hanya pada titik tersebut, tetapi juga dari sisi lembah Hutan Penggaron jauh di sisi timur. Jalan utama penghubung desa Ungaran Timur juga mengalami patahan yang sangat parah, hingga hanya mampu dilalui oleh kendaraan kecil.

Jalan utama desa Ungaran Timur di Penggaron. Sumber: Tribun News
Jalan utama desa Ungaran Timur di Penggaron. Sumber: Tribun News
Membangkitkan potensi ekonomi pariwisata merupakan salah satu upaya yang sangat baik untuk meningkatkan kegiatan ekonomi di suatu daerah dan meningkatkan kesejahteraan tidak hanya bagi pemasukan daerah tetapi juga bagi masyarakatnya. Masyarakat dapat berperan sebagai pedagang di sekitar wisata atau menjadi karyawan yang dibutuhkan untuk mengelola wisata tersebut. Mengoptimalkan potensi yang ada di suatu daerah juga sebagai langkah peningkatan pembangunan di suatu daerah.

Dapat dikatakan secara sederhana bahwa prinsip ekonomi adalah upaya meningkatkan kesejahteraan dan distribusi dengan mengoptimalkan segala bentuk aktifitas atau pengelolaan kekayaan sumber daya. Tetapi di satu sisi etika pemeliharaan lingkungan yaitu upaya untuk menjaga lingkungan dan ekosistem sehingga tidak tidak terjadi kerusakan atau ketidak seimbangan alam dan ekosistem di lingkungan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN