Mohon tunggu...
Nanang Diyanto
Nanang Diyanto Mohon Tunggu... Perawat

Perawat yang seneng berkeliling disela rutinitas kerjanya, seneng njepret, seneng kuliner, seneng budaya, seneng landscape, seneng candid, seneng ngampret, seneng dolan ke pesantren tapi bukan santri meski sering mengaku santri wakakakakaka

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Hamka Hamzah Defender Arema, Best Player Piala Presiden 2019

15 April 2019   14:16 Diperbarui: 15 April 2019   14:30 0 10 5 Mohon Tunggu...
Hamka Hamzah Defender Arema, Best Player Piala Presiden 2019
Hamka Hamzah best player Piala Presiden 2019 | dokpri

Beruntungnya saya, berkesempatan berkumpul para awak media saat pertandingan final  piala Presiden leg ke-2 di stadion Kanjuruhan Malang.

Bisa memotret sepuasnya,  meski dengan lensa pas-pasan. Lebih dari itu bisa bertatap muka, bersalaman,  dan berkumpul dengan pemain, pelatih, official, bahkan panitia penyelenggara.

Saat pemberian piala dan medali,  saya lebih memilih  berdiri di samping kanan podium. Bukan dari arah depan seperti awak media lainya.  Tujuannya agar saya bisa motret lebih dekat saat pemain naik podium.  Dari samping kanan saya lebih leluasa memotret saat pengalungan medali ataupun saat salaman. 

Selain itu akses dari depan dipagari dengan tali,  yang artinya tidak boleh melintas. Dari sisi panggung saya bisa melihat pergerakan pemain setelah menerima medali,  menuju belakang podium dan langsung bisa berhadapan dengan saya di belakang podium dengan bebasnya.

Hamka Hamzah bersama peraih Top Scorer | dokpri
Hamka Hamzah bersama peraih Top Scorer | dokpri
Siapa orang yang paling saya cari?  Hamka Hamzah, defender Arema yang fenomenal sejak piala presiden 2019 digulirkan. 

Lebih mengejutkan lagi ketika diumumkan Hamka Hamzah menjadi pemain terbaik di piala presiden 2019 karena sebelumnya dalam nominasi tak ada namanya.

Cerita seorang defender menjadi pemain terbaik jarang terjadi, kecuali defender tersebut mempunyai keistimewaan. Pemilihan nama Hamka Hamzah tentunya sudah lewat mekanisme yang matang, sebagai syarat-syarat menjadi pemain terbaik.

Kontribusi Hamka sebagai kapten tim saat memimpin Arema sempat diwarnai cerita berdarah saat laga perdana. Terkena sikut  Arthur Vieira pemai Barito Putera. Pertandingan yang dimenangkan dengan penuh perjuangan,  karena Arema sempat tertinggal 2 gol.

"Resiko di lapangan,  bisa terjadi pada siapa saja." Kata Hamka saat menyerahkan ponsel,  minta di fotokan setelah dinobatkan menjadi pemain terbaik.

"Yang ganteng yaa... Meski bibir benjol" pintanya.

"Ganteng, karenanya yang motret sudah tukang... " sambil saya tujukan hasil jepretan saya.

"Ganteng karena yang lain item.... Ha ha ha ha... " Guyon Hamka.

"Fuck...  Fuck.... " sahut pemain asing yang kulitnya lebih gelap.  Sambil tertawa kepala Hamka di pukuli.  Mereka berlarian di belakang podium.

Sesaat menjelang menteri Puan Maharani menyerahkan Piala Presiden 2019 | dokpri
Sesaat menjelang menteri Puan Maharani menyerahkan Piala Presiden 2019 | dokpri

Hamka orangnya hangat, bisa menjadi motivator sesama pemain.  Usianya lebih matang sehingga pelatih mempercayakan ban captain di lengannya.  

Hamka juga di segani lawan, dia sering meredakan emosi kawan atau lawan saat di lapangan.  

Heroik aremania menyemangatinya, Hamka berusaha mengendalikan suporternya yang kelewatan | dokpri
Heroik aremania menyemangatinya, Hamka berusaha mengendalikan suporternya yang kelewatan | dokpri

Hamka juga sering menyilangkan tangan di dada ke arah suporter. Itu adalah komunikasi antara pemain dan suporter.  Simbol sikap sportif agar para suporter  menghentikan nyanyian bernada rasis pada team Persebaya, dan nyanyian seketika berhenti.

Cidera saat bertanding dengan Barito Putera tak membuatnya lama-lama istirahat. Di hari ke 6 pasca insiden dengan jahitan di bibir,  dia sudah ikut latihan meski memakai pelindung wajah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2