Mohon tunggu...
Gladiyo
Gladiyo Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa FISIP UAJY 2019

Pencinta Musik Etnik

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Teknologi

Sejarah dan Perkembangan Jurnalisme Multimedia di Timur Tengah

27 September 2021   15:05 Diperbarui: 27 September 2021   15:20 129 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sejarah dan Perkembangan Jurnalisme Multimedia di Timur Tengah
Negara-negara Timur Tengah. Sumber: Ismes.net

Al Jazeera merupakan media besar yang ada di Timur Tengah. Perkembangan teknologi dan informasi sangat mempengaruhi kehidupan sebuah media. Jurnalisme multimedia menjadi sebuah produk yang sangat digemari oleh banyak orang. Al Jazeera mengambil bagian dari perkembangan jurnalistik multimedia saat ini.

Timur Tengah merupakan sebuah teritori yang secara politis dan budaya masuk dalam bagian Asia. Adapun negara-negara yang masuk dalam wilayah Timur Tengah adalah Arab Saudi, Bahrain, Irak, Iran, Lebanon, Qatar, Kuwait, Palestina, Uni Emirat Arab, Oman, dan Yordania. Jurnalisme di Timur Tengah diawali dengan terbitnya surat kabar.

Pada tahun 1800-an koran mulai bermunculan. Arab Saudi menjadi negara pelopor yang menghidupkan jurnalisme saat itu.

Jurnalisme di Timur Tengah

Salah satu media besar yang dimiliki oleh Timur Tengah adalah Al Jazeera. Media ini berdiri pada tahun 1996 di Ibu Kota Qatar, Doha. Reporter dan jurnalis Al Jazeera adalah pelopor penulisan dan pembuatan berita yang tersebar di Mesir.

Pada tanggal 1 November 1996, Al Jazeera menayangkan secara perdana program siaran langsung yang berjudul shariah and lifeI. Isu agama sangat kental di wilayah Timur Tengah. Oleh arena itu informasi berkaitan dengan agama dan gaya hidup akan menjadi dominasi.

Gedung Al Jazeera di Doha, Qatar. Sumebr: www.tribunnewswiki.com
Gedung Al Jazeera di Doha, Qatar. Sumebr: www.tribunnewswiki.com

Di tahun pertamanya penyiaran berita di media Al Jazeera dibatasi satu setengah jam saja. Berita pertama yang disiarkan adalah terkait dengan tema gaya hidup moderen  dan agama. Al Jazeera terus berupaya mengembangkan perusahaan media mereka.

Pada tahun 1999 jurnalis dan karyawan yang bekerja di media Al Jazeera bertambah menjadi 500 orang. Al Jazeera melihat peluang dalam perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Teknologi Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Teknologi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan