Mohon tunggu...
Bugi Kabul Sumirat
Bugi Kabul Sumirat Mohon Tunggu... Seniman - author, editor, blogger, storyteller, dan peneliti di BRIN

panggil saja Kang Bugi. Suka nulis, suka ngevlog, suka ndongeng bareng si Otan atau si Zaki - https://dongengsiotan.wordpress.com. 📝: bugisumirat@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Ngaprak Mangpaat, Mencari Intan yang Hilang, Menyusuri Jejak Pahlawan di Kawasan Empang, Bogor

18 Agustus 2022   12:57 Diperbarui: 24 Agustus 2022   16:25 535 14 5
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Rombongan komunitas Napak Tilas Peninggalan Budaya (NTPB) siap ngaprak (Foto koleksi kang Dadan P. - NTPB)

Ngaprak adalah ucapan yang biasa diucapkan dalam bahasa Sunda. Kata ngaprak, berasal dari kata dasar 'aprak' yang berarti pergi mencari kemana-mana. 

Ngaprak berarti kita melakukan kegiatan bepergian untuk mencari kemana-mana. Apa yang dicari? Tergantung tujuan apa yang ingin kita cari, apa yang ingin kita aprak

Mencari kemana-mana atau sekedar pergi-pergi berkeliling, bisa dikatakan dengan istilah 'aprak-aprakan.' sementara kata mangpaat, adalah logat Sunda yang sama arti dengan kata 'manfaat' dalam bahasa Indonesia, yang sudah kita ketahui bersama artinya……begitulah istilah Sunda.

Hayu ngaprak supaya ingat sejarah (Foto Koleksi Dadan P. - NTPB)
Hayu ngaprak supaya ingat sejarah (Foto Koleksi Dadan P. - NTPB)

Ngaprak jalan kaki menelusuri jejak sejarah di Kawasan Empang, Bogor (Foto Koleksi: Dadan P. - NTPB)
Ngaprak jalan kaki menelusuri jejak sejarah di Kawasan Empang, Bogor (Foto Koleksi: Dadan P. - NTPB)

Hayu urang ngaprak (arti: yuk kita pergi jalan-jalan mencari sesuatu) kali ini, bener-bener ngaprak yang mangpaat. Hari Minggu yang baru lalu, tanggal 14 Agustus 2022, bersama Komunitas Napak Tilas Peninggalan Budaya (NTPB) yang di-pupuhu-I (Pupuhu = ketua) dan sekaligus menjadi 'guide' dalam ngaprak kali ini yaitu kang Hendra M. Astari, saya mengikuti kegiatan mereka.

Ini adalah ngaprak saya yang pertama kali bersama komunitas NTPB ini. Ngapraknya mengambil tema yang sesuai dengan suasana menjelang peringatan Kemerdekaan RI ke-77 yang bertagline: 'Jejak Pahlawan Kampung Arab.' 

Lagipula, sebagai warga ber-KTP Kota Bogor, walau belum lama, yaaa keterlaluan deh kalau nggak tahu cerita-cerita sejarah yang ada di kota yang ditinggalinya. Kata orang Sunda mah….kabina-bina teuing… keterlaluan amat. Padahal si Amat aja nggak keterlaluan seperti itu ya hehehe.

Masjid At-Thohiriyah dilihat dari Alun-Alun Empang (Foto koleksi pribadi)
Masjid At-Thohiriyah dilihat dari Alun-Alun Empang (Foto koleksi pribadi)

Namun yang menjadi pertanyaan adalah kok ngaprak kali ini ada kata 'kampung arab'nya ya? Kenapa dipilih kawasan Empang, Bogor? Dan apakah memang banyak jejak pahlawan di daerah itu? Nah untuk yang belum tahu dan penasaran, yuk ikuti oleh-oleh carita dari ngaprak kemarin ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan