Mohon tunggu...
Bugi Kabul Sumirat
Bugi Kabul Sumirat Mohon Tunggu... author, blogger, vlogger, dan storyteller yang ASN

panggil saja Kang Bugi. Suka nulis, suka ngevlog, suka ndongeng bareng si Otan atau si Zaki (info: https://dongengsiotan.wordpress.com), suka baca, suka nyosmed, suka jalan kaki .... itu ajah silakan mampir juga di sini: https://bugisumirat.wordpress.com thanks

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

Olahraga Wisata Virtual, Solusi Olahraga Kekinian di Masa Covid-19

31 Desember 2020   08:41 Diperbarui: 31 Desember 2020   09:44 376 4 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Olahraga Wisata Virtual, Solusi Olahraga Kekinian di Masa Covid-19
Saat bersama-sama mendaki Gunung Fuji di Jepang (dok: Adez A)

Belum satu minggu saya bergabung di komunitas ini, saya sudah menikmati perjalanan-perjalanan indah ke luar negeri dan juga ada sebagian perjalanan di dalam negeri. Tanpa mengeluarkan ongkos sepeserpun, hanya bermodalkan aplikasi zoom di hape atau laptop kita. Eh, ada juga sih sedikit 'ongkos' yang perlu dikeluarkan deh, yaitu untuk kuota internet yang diperlukan untuk gabung di zoom meeting. Saya merasa, bersama komunitas ini, wisatanya dapet, sehatnya dapet. Oh indahnya ngos-ngosan ya hehehe. Yang pasti tidak melanggar prokes Covid-19, terutama dalam hal menciptakan kerumunan. Komunitas ini bebas dari kerumunan. 

Komunitas ini komunitas apa sih sebetulnya ya?

Disebut dengan olahraga wisata (tagline komunitas ini adalah komunitas virtual walk & tour) karena memang, anggota komunitas ini, saat tergabung di zoom, akan dibawa menikmati perjalanan ke obyek-obyek wisata di luar negeri dan di dalam negeri melalui media virtual. Tapi kita diminta untuk tidak melulu menikmati keindahan pemandangan yang tersaji di hadapan kita, tetapi kita dihimbau untuk sambil melakukan olahraga juga mencari keringat. saya sendiri lebih senang menyebutnya sebagai jalan-jalan sehat virtual.

Penggagas sekaligus admin komunitas ini hanya satu orang, yaitu mas ADEZ AULIA. Menurut beliau, komunitas ini ia buat justru saat ia dalam keadaan 'mengalami tekanan' (yang biasa disebut dengan depresi) karena nggak pernah keluar rumah (karena 100 persen WFH - work from home) dan ternyata ia sudah tiga tahun nggak pernah olahraga. 

Akhirnya mas Adez, yang berlatar belakang mahir di pembuatan film animasi (dulu katanya sempat terlibat di proyek untuk Disney Asia, Discovery Chanel dan lain lain) mendirikan komunitas ini. Asyik juga ya kalau orang kreatif itu, tekanan bisa menjadi peluang, dibentuklah komunitas ini yang masih relatif baru juga, baru dimulai di awal Bulan Desember 2020. Dan sekarang, kita-kita yang tergabung di komunitas itupun, oleh mas Adez yang juga adalah seorang pengembang produk-produk virtual pendidikan ini, diajak untuk jangan pernah stress, karena kegiatan ini membahagiakan. Belum percaya? Ayo buruan gabung supaya percaya hehe. 

Selama satu minggu ini, saya telah diajak berkeliling ke beberapa tempat wisata di luar negeri dan di dalam negeri, seperti misalnya:

- Berkeliling di Jepang, berjalan-jalan ke Festival Cahaya Lampu di Tokyo (Host: mbak Diana).

- Berkeliling di Jepang, berjalan-jalan ke Hida Furukawa (Host: mbak Diana).

- Berkeliling di Jepang, berkeliling di desa tua Shirakawago (Host: mbak Diana).

- Berkeliling di Jepang, hiking atau naik ke Gunung Fuji (Host: mbak Diana).

- Berkeliling di Korea Selatan, berjalan-jalan ke IMJIMGAK di Paju, perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan (Host: mas Adez).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN