Bugi Sumirat
Bugi Sumirat Author, trainer, blogger & vlogger yg pns

Si 'Orang hutan' sahabatnya si Otan - https://dongengsiotan.wordpress.com/. Interestnya meneliti hal-hal terkait sosiologi lingkungan. Memiliki kesenangan berbagi pengalaman dan belajar dari pengalaman orang lain, minimal untuk menambah modal sosial pribadi (human capital - social capital). Kadang berbagi cerita melalui Kompasiana dan atau website pribadi: https://bugisumirat.wordpress.com/

Selanjutnya

Tutup

Kuliner Artikel Utama

Mencicipi Perkedel Ikan "Sepatu" di Gorontalo

9 Juli 2018   13:57 Diperbarui: 10 Juli 2018   20:38 2225 5 1
Mencicipi Perkedel Ikan "Sepatu" di Gorontalo
Perkedel ikan 'sepatu' khas Gorontalo (sumber: dokumen pribadi)

Kalau di Gorontalo, sepatu bisa dimakan. Serius? Iyalah, dua rius malah. Saya pun pertama kaget mendengarnya, rupanya ada satu jenis ikan yang namanya sama dengan nama sepatu merek terkenal, yaitu ikan nike. Bahkan banyak dari orang Gorontalo yang justru mengklaim bahwa nama ikan (sepatu) nike ini yang menginspirasi produsen sepatu Nike itu memberi nama merek sepatunya dengan nama Nike.

Ikan Nike, dan sebagian menyebutnya dengan nama ikan duwo, biasa diambil oleh nelayan di perairan Teluk Tomini atau Teluk Gorontalo dan hanya sebulan sekali saja. Itupun biasanya berlangsung selama sekitar 3-7 hari saja, jadi ikan ini adalah ikan musiman. Ikan Nike ini tidak bisa ditemui dijual sehari-hari. Kalau mau rutin mengonsumsinya ya harus membelinya agak banyak, disimpan di kulkas dulu, baru dikeluarkan saat akan dimasak. Di samping itu, ikan Nike ini termasuk ikan yang bergizi tinggi --demikian dari informasi yang saya peroleh. 

Demikian pula trik mereka yang tinggal di luar Gorontalo, tetapi kangen dengan ikan (sepatu) nike ini. Mereka minta dikirimkan oleh keluarganya yang tinggal di Gorontalo dengan dibekukan dahulu sebelum dikirimkan barangnya (dengan jasa pengiriman yang sehari sampai). Kalau mau dibawa menggunakan pesawatpun bisa, sama caranya dibekukan terlebih dahulu lalu dibawa ke kabin pesawat.

Saya sendiri baru mengetahui betapa "ngetopnya" ikan Nike ini saat disuguhi perkedel ikan Nike di Pesantren Hubulo, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo saat makan siang di pesantren tersebut menjelang kepulangan saya selepas memberikan materi menulis, motivasi dan mendongeng.

"Enak lho pak Bugi ikan Nike ini, nggak ada di tempat lain, rasanya khas dan banyak bikin rindu orang Gorontalo di perantauan."

Demikian ujar ibu Yanti Monoarfa, pimpinan Pesantren Hubulo sambil menghidangkan dan sambil mempromosikan ikan nike ini. 

Setelah melihat bentuk perkedel itu, saya langsung berkomentar, "Ah ... ini sih ikan teri ya?"

Seketika komentar yang sebetulnya adalah pertanyaan saya itu menuai protes dari Umi Yanti dan orang dapur, yang memasak perkedel tersebut.

"Bukan ikan teri pak, ini lain dengan ikan teri, ini khas Gorontalo, cuma ada ada di Gorontalo."

"Ini ikan endemik Gorontalo, Pak."

Demikian sanggahan yang mereka berikan. Sayapun lalu diajak ke dapur pesantren untuk melihat bentuk ikan nike atau duwo itu dan sekaligus melihat ikan nike yang sudah ada dalam adonan perkedel siap untuk digoreng. Mantab men tong tawwa ikan nike ini (kata orang Makassar, yang artinya: memang benar-benar mantab sekali ikan Nike ini). 

Melihat bagaimana ibu yang membuat perkedel ikan nike ini dengan semangat menggoreng perkedel tersebut, kok air liur sayapun langsung terbit. "Ayo cepatlah kita makan siang, penasaran sekali saya dengan rasa ikan nike ini," ajak saya yang langsung bergegas ke meja makan untuk "menghabisi" perkedel ikan nike yang terhidang di meja.

Rupanya memang rasanya warbiasah lezat, sebelum nasi naik ke piring saja, saya sudah mencoba beberapa potong perkedel. Tambah lagi dan lagi perkedel itu hingga makan siang usai. Menurut informasi, ikan Nike tidak hanya dimasak perkedel saja, ia juga bisa di masak woku, rica-rica dan lain sebagainya. 

Mungkin melihat bagaimana saya menikmati ikan duwo ini, pimpinan pesantren pun membekali sekantong plastik perkedel ikan nike. "untuk dinikmati di pesawat ya dan ingat-ingat ikan duwo kalau sudah di rumah." Demikian pesannya.

Wah, hadiah yang luar biasa nih, perkedel ikan endemik nike dari Gorontalo yang memang luar biasa suedap rasanya.

Terima kasih ya Umi Yanti atas upayanya memperkenalkan saya dengan kuliner khas Gorontalo, perkedel ikan (sepatu) nike memang enak bin lezat luar biasa.

Semoga bermanfaat.

Salam,

@kangbugi

Adonan perkedel ikan Nike (sumber: dokumen pribadi)
Adonan perkedel ikan Nike (sumber: dokumen pribadi)
Umi Yanti dan ibu pembuat perkedel (sumber: dokumen pribadi)
Umi Yanti dan ibu pembuat perkedel (sumber: dokumen pribadi)
Menggoreng perkedel ikan Duwo (sumber: dokumen pribadi)
Menggoreng perkedel ikan Duwo (sumber: dokumen pribadi)
ikan Nike atau ikan Duwo (sumber: makanangorontalo.wordpress.com)
ikan Nike atau ikan Duwo (sumber: makanangorontalo.wordpress.com)
Ikan Nike atau Duwo (sumber: makanangorontalo.wordpress.com)
Ikan Nike atau Duwo (sumber: makanangorontalo.wordpress.com)
peta Gorontalo (sumber: screen shot dari Google)
peta Gorontalo (sumber: screen shot dari Google)