Mohon tunggu...
Budiman Japar
Budiman Japar Mohon Tunggu... -

Dokter Kandungan

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Topik 141 : Selembar kehidupan

1 September 2015   11:55 Diperbarui: 1 September 2015   11:55 52
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Aku mau membuangnya, mamaku bisa mati berdiri jk tahu bahwa aku hamil. Papa pasti akan menguliti Donny hidup2. Seorang gadis berparas innocent berkata di depanku. Usia belasan tahun, panik krn hamil di luar nikah.

Kuraih jemarinya, tiada kata yg keluar, hanya sekali2 terdengar isakan lirih. Aku jg bingung krn aku akuntan yg tdk tahu cara menghadapi org yg hamil. 

"Yul, tahanlah dulu bbrp waktu sembari kamu pikir jln terbaik", dia menjawab: " 1-2 bulan lg malah aku tdk tega krn mulai berbentuk"

"Sekarangpun dia sudah hidup di sana, saat pembuahan terjd, saat itulah kehidupan mulai ada, jd tdk ada bedanya kamu gugurkan sekarang atau nanti"

"Tuh, mbak bilang ngak ada bedanya. Lebih baik sekarang" lalu Yulia pergi

"Mbak,2 hari lalu aku membuangnya....", gerah rasanya ruang di plaza semanggi ini, sia2 saya mendampinginya selama 1,5 bulan dgn tujuan : Jangan Aborsi!!

Sehari kemudian aku ditelp RS, rupanya Yuli perdarahan, gumpalan darah semakin deras. Kulihat air mata mengalir di pipinya, kugenggam tangannya.

Angin pantai Carita sepoi2, tiba2 HPku berdering, kalimat pendek dr RS :"Yulia meninggal!" Aku tertegun, menyebut nama Tuhan. Sekonyong2 kulempar HPku, kutubruk tubuh Agung suamiku, kudekap erat, air mataku tumpah. Pandanganku kosong. Deburan ombak, burung camar di angkasa, hangus hampa tanpa sisa, hangus bersama nyawa Yulia yg terbang. Hampa bersama kenekatan Yulia menggugurkan kandungan, tanpa sisa nyawa cabang bayi yg harus mati muda.

 

Pin Dr.BJ's Education Club 2257B5B4 

Www.dokterbj.com 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun