Mohon tunggu...
Luh BudayaniSri
Luh BudayaniSri Mohon Tunggu... Masih pemula dan perlu banyak belajar

Maniak webtoon

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Pemahaman Adjusment Journal Entry

30 November 2020   22:15 Diperbarui: 30 November 2020   22:43 103 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pemahaman Adjusment Journal Entry
Diolah dari sumber keymedium.com

Dalam dunia bisnis dan usaha terutama suatu perusahaan pasti semua memiliki bidang yang disebut akuntansi atau accounting. Dalam perusahaan pasti ada kejadian atau peristiwa ekonomi yang berupa transaksi yang berlangsung selama operasi. Kegiatan operasional yang dilakukan kemudian akan dicatat, dilaporkan dan disajikan dalam bentuk laporan keuangan. Dalam laporan keuangan dan pencatatan akuntansi pasti ada yang namanya jurnal penyesuaian atau adjustment journal entry. Jurnal penyesuaian merupakan jurnal yang dibuat dalam proses pencatatan perubahan saldo dalam akun sehingga saldo akan mencerminkan jumlah yang sebenarnya. Menjadi seorang accounting harus paham betul mengenai transaksi apa saja yang mesti di entry ke jurnal penyesuaian agar tidak terjadi salah pencatatan ataupun salah saji. Sebelum berbicara jauh ke akuntan profesi ada baiknya harus perdalam materi mengenai adjustment journal entry sebagai bekal dan pengetahuan untuk kedepannya agar tidak terjadi kesalahan. Tidak hanya untuk bidang pekerjaan, tetapi juga untuk bidang pengetahuan. Banyak yang mungkin masih kurang paham atau masih ada yang ragu dalam memasukkan transaksi yang ada ke dalam jurnal penyesuaian atau adjustment journal entry. Latar belakang penulis untuk mengangkat topik ini berdasarkan minat dan ketertarikan dari penulis sendiri akan jurnal penyesuaian atau yang kerap disapa adjustment ini. Penulis berminat untuk mengkaji lebih dalam apa itu jurnal penyesuaian, baik itu dari basis yang digunakan maupun akun-akun apa saja yang semestinya untuk disesuaikan. Maka dari itu penulis sangat berminat untuk mengetahui dan mengkaji lebih dalam mengenai jurnal penyesuaian atau adjustment. Sebelum kita lanjut untuk membedah lebih dalam tentang jurnal penyesuaian, ada baiknya kita harus tahu terlebih dulu apa sih itu jurnal penyesuaian untuk menyegarkan ingatan kita kembali akan jurnal ini. Jurnal penyesuaian atau adjustment journal entry adalah sebuah jurnal yang dibuat dalam rangka proses pencatatan saldo pada akun (perkiraan), untuk menyesuaikannya dengan jumlah yang sebenarnya di akhir periode. Dalam jurnal ini ada beberapa akun yang perlu di sesuaikan sesuai namanya. Jurnal penyesuaian biasanya dibuat di akhir periode karena ada akun-akun yang sudah tidak menunjukkan kondisi yang sebenarnya atau karena berjalannya waktu, yang nantinya digunakan untuk menyesuaikan akun akun yang ada agar sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Jurnal penyesuaian ini juga berpengaruh terhadap laporan keuangan yang akan dihasilkan nantinya. Maka dari itu sangat berminat untuk mengambil topik ini. Dalam materi ini yang akan di jelaskan yakni apa itu adjustment journal entry dan apa fungsinya, bagaimana konsep dasar, kelompok akun mana yang akan dilibatkan atau di entry ke dalam adjustment, serta cara membuat adjustment journal entry dari neraca saldo serta bentukan atau contoh dari jurnal penyesuaian tersebut. Untuk itu mari kita jabarkan satu persatu.

Jurnal penyesuaian atau adjustment journal entry ialah sebuah jurnal yang dibuat pada proses pencatatan perubahan saldo di dalam akunnya yang akan mencerminkan jumah saldo yang sesungguhnya yang berguna untuk melakukan proses pemutakhiran (updating) akun-akun tertentu sebelum dilakukan proses penyusunan laporan keuangan. Namun terdapat sumber artikel yang menyebutkan bahwa jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat setelah neraca saldo pada proses pencatatan perubahan atau penyesuaian saldo didalam akun yang nantinya akan mencerminkan saldo atau jumlah yang sesungguhnya. Walaupun berbeda pengertian namun maknanya tetap sama yaitu jurnal yang akan menunjukkan hasil atau saldo yang sesungguhnya. Tak hanya itu jurnal penyesuaian juga digunakan untuk menetapkan saldo catatan akun pada buku besar atau ledger di akhir periode. Sesuai dengan pemaparan pengertian mengenai jurnal penyesuaian diatas, jurnal penyesuaian ini memiliki beberapa fungsi yakni diantaranya: 1)Agar akun nominal yakni pendapatan dan beban dapat diakui di periode terkait dan menunjukkan keadaan yang sebenarnya, 2) Menghitung perkiraan akun nominal sebenernya dalam periode tertentu, 3) Menetapkan saldo catatan pada akun buku besar di akhir periode sehingga perkiraan saldo kewajiban dan harta (saldo riil) menunjukkan jumlah sesungguhnya, 4) Menampilkan keadaan yang sebenarnya dari akun riil yang berupa harta, kewajiban, serta modal di akhir periode.

Kemudian pembahasan selanjutnya yakni konsep dasar jurnal penyesuaian. Konsep dasar jurnal penyesuaian ialah konsep dasar akuntansi yang digunakan sebagai landasan dalam pembuatan jurnal penyesuaian. Dalam penyiapan laporan keuangan, sebagai seorang accounting biasanya berasumsi bahwa masa ekonomis perusahaan dapat dibagi bagi dalam periode waktu seperti bulanan, triwulan, per-semester ataupun tahunan. Biasanya ada 2 konsep akuntansi dasar yang berkaitan dengan jurnal penyesuaian atau adjustment journal entry. Dua konsep tersebut ialah konsep akuntansi berbasis akrual (accrual basis of accounting) dan konsep akuntansi berbasis kas (cash basis of accounting). Konsep akuntansi basis akrual menyatakan bahwa pendapatan dicatat dalam laporan laba rugi pada periode dimana saat pendapatan tersebut dihasilkan. Simpelnya pendapatan dilaporkan pada saat telah memberikan jasanya ke pelanggan. Konsep ini juga didukung oleh konsep pengukuran pendapatan dimana dalam konsep ini beban dilaporkan pada periode yang sama dengan pendapatan yang terkait dengan beban tersebut. Kemudian konsep yang kedua yakni konsep akuntansi berbasis kas. Dalam konsep ini, pendapatan dan beban dilaporkan dalam laporan laba rugi pada periode ketika kas diterima atau dikeluarkan. Biasanya basis kas ini digunakan oleh perusahaan jasa atau perusahaan dagang berskala kecil.

Terdapat 2 jenis dari adjustment journal entry yakni jurnal yang kelompok akun yang melibatkan penerimaan dan pengeluaran kas di awal dan kelompok yang melibatkan penerimaan dan pengeluaran kas di belakang.

Untuk kelompok yang pertama yakni kelompok akun yang melibatkan penerimaan atau pengeluaran kas di awal itu terdiri dari akun beban dibayar dimuka (prepaid expenses) dan pendapatan diterima dimuka (prepaid income). Kelompok akun ini disebut dengan pos tangguhan (deferral). Yang dimaksud dengan beban dibayar dimuka (prepaid expenses) atau beban yang ditangguhkan ialah suatu pos yang awalnya dicatat sebagai aset karena kasnya telah dibayarkan padahal jasa atau barangnya belum diterima kemudian berubah menjadi beban dengan melalui operasi normal usaha. Sedangkan pendapatan diterima dimuka ialah pos yang awalnya dicatat sebagai kewajiban, karena kasnya telah diterima di muka padahal jasa atau barangnya belum diberikan kepada pelanggan kemudian berubah menjadi pendapatan seiring operasi normal usaha. Contoh lain dari akun ini ialah iklan dibayar dimuka, beban sewa gedung dibayar dimuka, penyusutan peralatan ataupun depresiasi aktiva lainnya, dan bunga dibayar dimuka.

Sedangkan untuk kelompok yang kedua yakni kelompok yang melibatkan penerimaan dan pengeluaran kas di belakang terdiri dari beberapa akun yakni piutang pendapatan (accrued revenues), dan beban yang masih harus dibayar (accrued expenses). Yang dimaksud dengan piutang pendapatan ialah pendapatan yang telah dihasilkan akan tetapi belum dicatat pada akun pendapatan. Sama halnya dengan piutang pendapatan, beban yang masih harus dibayar ialah beban yang telah terjadi akan tetapi belum dicatat di akun beban. Contoh akun beban yang masih harus dibayar yakni seperti utang gaji karyawan pada akhir periode, utang bunga atas pinjaman bank dan utang pajak yang masih harus dibayar.

Kemudian selanjutnya yaitu cara membuat jurnal penyesuaian. Cara membuat jurnal penyesuaian dari neraca saldo adalah proses membuat jurnal penyesuaian setelah membuat neraca saldo. Adapula 3 tahapan untuk membuat jurnal penyesuaian dari neraca saldo yakni membuat neraca saldo, membuat jurnal penyesuaian, kemudian membuat neraca saldo setelah penyesuaian. Disini kita bahas cara untuk membuat adjusmentnya saja. Cara membuat jurnal penyesuaian adalah dengan menganalisis dan mengidentifikasi jenis transaksi terjadi kemudian dilakukannya pencatatan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Perhatikan perilaku transaksi serta ketahui aturan debet kredit dalam akuntansi supaya dapat menyusun adjustment dengan baik. Berikut ini merupakan salah satu contoh dari ayat jurnal penyesuaian dan menggunakan akun pemakaian bahan habis pakai.

Pada tanggal 1 November 20XX PT Eli membeli bahan habis pakai dengan nilai pembelian sebesar Rp 1.200.000,- kemudian tanggal 30 November 20XX menghitung sisa bahan habis pakai yang telah digunakan dan ternyata sisa bahan habis pakai sebesar Rp 600.000,- Untuk membuat ayat jurnal penyesuaiannya, maka pertama kita harus hitung terlebih dahulu besaran jumlah bahan habis pakai yang digunakan dengan rincian yakni:

Rp 1.200.000 – Rp 600.000 = Rp 600.000.

Maka dari itu untuk meng-update kondisi tanggal 30 November 20XX maka ayat jurnal penyesuaian yang dibuat adalah sebagai berikut:

Tgl

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN