Mohon tunggu...
Encep Hanif Ahmad
Encep Hanif Ahmad Mohon Tunggu... Wiraswasta - Learning how to Learn

seorang manusia biasa yang sedang belajar cara belajar

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Kenapa Mesti Marah dan Benci

17 Juli 2011   13:13 Diperbarui: 27 November 2016   09:24 257
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Kenapa mesti marah dan benci

Kala ku tak meyakini apa yang kau yakini

Kau dan aku bukan Tuhan yang bisa menghakimi

Siapa yang bisa memaksa diantara kita

Karena kau yakin atas tafsirmu

Dan aku pun yakin akan tafsirku

Kenapa mesti marah dan benci

Kala kau dan aku berbeda tafsir

Kau dan aku tidaklah berbeda, cara kita yang lain

Kita sama, ingin meraih ridho Tuhan

Kita sama, menyembah Tuhan yang satu

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun