Muda

Sosial Emosional pada Anak Usia Dini

5 September 2017   12:29 Diperbarui: 5 September 2017   12:36 676 1 0

Pada tulisan kali ini, sayan akan sedikit review dari tulisan dosen saya, yang menulis artikel berjudul cara menolong anak saat mereka marah.

Nah, sebelumnya saya akan sedikit bercerita dari sosial emosional yang terjadi pada adik saya yang memang masih tergolong anak usia dini, untuk melihat pengekspresian emosinya saya mencoba usil dengan mencubit pipinya yang memang gembul dan menggemaskan itu, seperti dugaan saya, dia langsung marah besar, seketika dalam keadaan tetap berbaring dia mulai mengangkat kedua kakinya dan menendang-nendang dengan membabibuta. Dia juga pernah membanting HP-nya sendiri ketika tidak diizinkan pergi dengan kakak laki-lakinya oleh ibu, bahkan, dia juga pernah mengancam saya akan melempar piring jika me-mengusilinya terus menerus.

Dari situ saya mulai berfikir, perilaku anak memang berbada-beda akan tetapi, apakah sebab emosi yang tidak setabil itu? Lalu bagaimanakah cara agar anak terbiasa mengaplikan emosi mereka pada hal yang lebih positif?.

Masa anak-anak tidak akan terlepas dari gaya meniru, mereka meniru gaya tersebut dari lingkangan yang mereka tinggali.. Ketika anak sedang tidak dapat mengontrol amarahnya, sering kali orang tua juga balik memarahi mereka. Hal tersebut dapat memacu anak untuk meniru mereka pada waktu yang bersamaan pula. Seharusnya, orang tua membantu anak untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan dingin kepala, agar mereka mereka dapat mengerti maksud dari orang tua. Faktor lingkungan lainnya adalah teman, sehingga pengawasan pada anak sangat diperlukan.

Untuk membiasakan anak berekspresi lebih baik ketika marah, berikan peluang untuk anak untuk bercerita dan mengekspresikan kemauannya dengan jujur. Dan sebagai orangtua memilih strategi yang baik untuk mengatasi emosi anak juga sangat penting. Agar anak mendapatkan kontrol yang lebih baik pada setiap ekspresinya.