Mohon tunggu...
Bryan Jati Pratama
Bryan Jati Pratama Mohon Tunggu... Tidak ada

Morto per la liberta

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Hujan Sore Ini

19 Juni 2021   17:03 Diperbarui: 19 Juni 2021   17:33 66 10 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi: Hujan Sore Ini
Sumber: viva.co.id

Mendung menarik awan dalam geraknya yang pelan. Terbang bangau semacam barisan. Melintasi lembah dan pegunungan. Kepakkan sayap untuk pulang.

Angin membawa hawa dingin yang asing bagi ilalang. Semusim berpisah dengan penghujan. Padi menunduk berharap kering akarnya hilang. Dalam kemarau padi tak tenang.

Matahari mulai malu. Bersembunyi di balik langit abu abu. Petir mengurungkan niatnya. Menakuti manusia.

Hujan turun. Bergantian. Dalam deras, rintik rintik tertawan.

Petani berteduh. Di bawah gubuknya yang akan rubuh. Gubuk saksi tetes peluh. Keringat orangtua. Yang memberi makan anak anaknya.

Tak ada banjir musim ini. Berkat doa para petani. Langit kali ini berpesan untuk tidak menciderai tujuan hujan. Menyuburkan tanaman memberi kehidupan.


syradh ch.
19.6.2021

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x